Screenshot 2021 11 24 09 38 26 77 3a637037d35f95c5dbcdcc75e697ce91
Home All News Pegang Gunting Tantang Jokowi, Netizen Telanjangi Sosok Fico Kaiser
All News - Nasional - 1 week ago

Pegang Gunting Tantang Jokowi, Netizen Telanjangi Sosok Fico Kaiser

MATAKOTA, Bandung – Warganet kembali dibuat geger oleh beredarnya video yang mempertontonkan seorang pria memaki-maki Presiden RI Joko Widodo, Selasa (23/11/2021).

Dalam video yang beredar, sosok pria bertelanjang dada tersebut bahkan menantang Jokowi untuk beradu nyawa dengan dirinya.

Dalam tayangan video, pria tambun berkulit putih itu mengaku sebagai dewa berwujud manusia.

Secara terang-terangan, dia menyebut Jokowi tak bisa urus negara. Jokowi pun dituding tak mampu menangani COVID-19 di tanah air.

“Kerjanya apa dia (Jokowi)? Ngurus negara gak bisa, ngurus COVID gak bisa, korupsi ajah bisa,” tudingnya, dalam video.

Usai diunggah oleh pemilik akun Twitter @smile_guys, warganet pun ramai memperbincangkan sosok pria yang juga mengaku sebagai mantan atlet tersebut.

Terbaru, netizen membongkar identitas pria yang mengaku sebagai pengusaha dengan penghasilan Rp 1 miliar per hari tersebut.

Akun @Dejavu_TcDharma membeberkan bahwa sosok pria tersebut bernama Fico Kaiser warga Perum Nirwana Sunter Asri Paradise, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Disebut pemilik akun tersebut, Fico Kaiser merupakan Komisaris PT UFO, Direktur Utama PT Inti Kiat Alam, dan Direktur Utama PT Saribunga Alam Sejati.

“Disamperin deh. Top Polri. @DivHumas_Polri. Jangan kasih ampun warga tidak berakhlak begini,” cuitnya, menyertakan foto yang memperlihatkan beberapa sosok petugas kepolisian sedang berkerumun di depan rumah mewah milik Fico Kaiser, Selasa (23/11/2021)).

Beredar kabar, ketika petugas kepolisian mendatangi rumahnya, Fico Kaiser tidak berada di tempat. Fico Kaiser diduga telah melarikan diri. (DRY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

DPRD Kota Bandung Minta BPBD Diatur Perda

MATAKOTA, Bandung — Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan Bah…