IMG 20211112 112847
Home All News Kondisi Terkini Anak Nia Daniaty, Stres Dipenjara Polisi
All News - Nasional - 3 weeks ago

Kondisi Terkini Anak Nia Daniaty, Stres Dipenjara Polisi

MATAKOTA, Jakarta – Anak Nia Daniaty, Olivia Nathania, telah ditahan oleh polisi terkait kasus dugaan penipuan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Olivia yang akrab disapa Oi merupakan tersangka dalam kasus itu.

Olivia Nathania ditahan di Polda Metro Jaya sejak Kamis (11/11/2021).

Pemeriksaan polisi terhadap tersangka Olivia Nathania, berlangsung selama 9 jam. Olivia mulai diperiksa pada pukul 11.00 WIB. Anak Nia Daniaty itu baru keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 20.20 WIB dan langsung ditahan polisi.

“Pemeriksaan tadi ada 46 pertanyaan. Seputar perbuatan yang dilakukan,” kata pengacara Olivia, Yusuf Titaley, kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (11/11/2021).

Kuasa hukum Olivia Nathania, Yusuf Titaley mengungkap kondisi kliennya yang berada di tahanan.

“Seperti manusia, bagaimanapun pasti stres,” kata dia di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (11/11/2021).

Menurutnya, Olivia Nathania akan ditahan selama 20 hari ke depan.

Yusuf Titaley mengatakan, pihak kepolisian tengah menyiapkan berkas perkara hingga lengkap.

BACA JUGA: Anak Nia Daniaty Ditahan Polisi, Ayahnya Olivia Nathania dulu Ngaku-ngaku Kerabat Sultan Brunei

“Kalau berkas belum selesai, akan diperpanjang (penahanan Olivia Nathania),” tuturnya.

Yusuf Titaley kemudian mengungkap alasan polisi menahan Olivia Nathania.

Dia menyebut kasus penipuan, penggelapan, dan pemalsuan surat dengan iming-iming lolos CPNS yang dilakukan anak Nia Daniaty itu sudah cukup bukti.

“Alasannya karena sudah cukup bukti dan sudah masuk unsur,” tegasnya.

Yusuf Titaley berujar, pihaknya bakal mengajukan penangguhan penahanan.

“Besok kita ajuin,” ucapnya. (DRY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

DPRD Kota Bandung Minta BPBD Diatur Perda

MATAKOTA, Bandung — Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan Bah…