Ferdinand Hutahaean
Home All News Rizieq Bakal Ajukan Kasasi, Ferdinand: Semoga Hakim Memperberat
All News - Nasional - 3 weeks ago

Rizieq Bakal Ajukan Kasasi, Ferdinand: Semoga Hakim Memperberat

MATAKOTA, Bandung – Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab, Aziz Yanuar, berencana akan melakukan pengajuan kasasi atas putusan Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta, baru-baru ini.

Aziz menilai, bahwa putusan PT DKI Jakarta yang menolak banding Rizieq pada perkara tes swab RS Ummi Bogor itu sudah zalim dan pandir.

Pihaknya berencana akan melakukan kasasi terkait kasus Habib Rizieq ke Mahkamah Agung (MA) pada pekan depan.

Menanggapi hal itu, Ketua Yayasan Keadilan Masyarakat Ferdinand Hutahaean, angkat bicara.

Lewat media sosial Twitter, mantan politisi Partai Demokrat tersebut berharap hakim PT DKI Jakarta memperberat hukuman Rizieq Shihab dari 4 tahun menjadi 6 tahun.

“Atau setidaknya menguatkan putusan PN tingkat 1 dan banding,” tulis dia, Minggu (5/9/2021).

Ferdinand mengatakan, Indonesia cenderung lebih tertib dari kegaduhan pasca-FPI dan HTI dibubarkan.

Diketahui, PT DKI Jakarta menolak banding yang telah diajukan oleh terdakwa Habib Rizieq Shihab terkait perkara dugaan tindak pidana pemalsuan hasil tes swab Covid-19 dalam kasus RS Ummi Bogor, Jawa Barat.

Kepala Humas PT DKI Jakarta Pamapo Pakpahan mengatakan, putusan Majelis Hakim PT DKI Jakarta itu secara langsung menguatkan putusan pengadilan tingkat pertama yakni Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang telah menjatuhkan vonis empat tahun penjara kepada terdakwa Habib Rizieq Shihab.

“Putusan dengan nomor perkara 210 atas nama Rizieq Shihab dijatuhi pidana selama empat tahun di PN Jaktim dan inilah yang dikuatkan oleh PT DKI Jakarta,” ucapnya, Senin (30/8/2021).

Selain terdakwa Rizieq Shihab, PT DKI Jakarta juga telah menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur untuk terdakwa Hanif Alatas.(DRY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

KPK Eksekusi Tomtom dan Kadar Slamet ke LP Sukamiskin

MATAKOTA, Jakarta – Perkara telah berkekuatan hukum tetap, Komisi Pemberantasan Koru…