Ferdinand Hutahaean (ANTARA)
Home All News Anies Baswedan Dekat Dengan Faridz Okbah Tersangka Teroris, Ini Kata Ferdinand Hutahaean
All News - Nasional - 2 weeks ago

Anies Baswedan Dekat Dengan Faridz Okbah Tersangka Teroris, Ini Kata Ferdinand Hutahaean

MATAKOTA, Bandung – Eks politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, angkat bicara terkait kedekatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan tersangka teroris, Ustadz Faridz Okbah.

Diketahui, momen kedekatan antara Ustadz Farid Okbah dengan Anies Baswedan tengah menjadi sorotan.

Ustadz Farid Ahmad Okbah sempat bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, tiga hari sebelum ditangkap Densus 88 Antiteror, pada Selasa 16 November 2021 kemarin.

Seperti dilihat dari akun Instagram Official Farid Okbah, nampak pertemuan keduanya terjadi pada, Minggu, 14 November 2021.

Pertemuan itu terjadi saat Anies Baswedan melayat ke rumah duka mertua Ustadz Farid Okbah yang meninggal dunia.

Tidak hanya itu, sempat diketahui soal hubungan kedekatan antara Ustadz Farid Okbah dan Anies Baswedan.

Ternyata, Gubernur DKI Jakarta pernah menghabiskan bacaan buku karya Ustadz Farid Okbah.

Menanggapi hal itu, Ferdinand semakin yakin untuk menghentikan langkah politik Anies Baswedan. “Saya semakin yakin bahwa memang Anies Baswedan ini harus dihentikan langkah politiknya,” ujarnya, via Twitter, Rabu (17/11/2021).

Ferdinand bilang, bangsa ini semakin gaduh sejak Anies dan para pendukungnya memainkan isu-isu kebencian identitas kedalam politik.

“Dulu, negeri ini gaduh secara politik tak pernah diakibatkan politik identitas,” tulis Ferdinand.

Diketahui, Ustadz Farid Okbah merupakan Ketua Umum Partai Da’wah Rakyat Indonesia (PDRI) dan juga salah satu tokoh Islam pendiri organisasi Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI).

Selain aktif di MIUMI, ia juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Yayasan Al Islam.

Ustadz Farid Okbah, juga terkenal sebagai tokoh intoleran. Dia diringkus di kediamannya di Bekasi oleh Densus 88 Antiteror akibat dugaan terorisme. (DRY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

DPRD Kota Bandung Minta BPBD Diatur Perda

MATAKOTA, Bandung — Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan Bah…