IMG 20210902 WA0025
Home All News DPRD Kota Bandung Geram, Banyak Halte Angkutan Umum Mangkrak
All News - Regional - 3 weeks ago

DPRD Kota Bandung Geram, Banyak Halte Angkutan Umum Mangkrak

MATAKOTA, Bandung – DPRD Kota Bandung geram mendapati kondisi ratusan halte angkutan umum yang rusak dan tak terpakai, namun dibiarkan begitu saja.

Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung Folmer Silalahi, meminta agar seluruh halte yang tidak terpakai itu dibongkar.

“Bongkar saja halte yang tak terpakai itu, bila memungkinkan relokasi ke tempat-tempat strategis,” ujar Folmer, di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis (2/9/2021)

Dia mengatakan, keberadaan halte tersebut mestinya dapat bermanfaat bagi warga. Namun, akibat salah tata kelola keberadaannya jadi sia-sia.

“Saya melihat banyak halte yang enggak digunakan warga, dibiarkan begitu saja. Dimana tanggung jawab OPD terkait,” tegas dia.

Folmer mengatakan, keberadaan halte itu sangat penting untuk mensupport aktivitas transportasi massal di Kota Bandung.

“Pengadaan halte itu bagian dalam memberi kenyamanan bagi penumpang sebagai tempat tunggu transportasi. Jadi keberadaan halte itu sangat penting,” ujarnya.

“Saat ini saya melihat halte itu bukan menjadi tempat tunggu penumpang. Karena letak halte ini kurang pas, harus dievaluasi,” sambung Folmer.

Ditegaskan, jangan sampai membangun halte itu hanya dipandang sebagai elemen estetika kota.

“Halte itu dibutuhkan dan harus bermanfaat. Jangan hanya sebagai elemen estetika kota, itu salah. Apalagi keberadaannya di atas trotoar, mengganggu pejalan kaki, apalagi kaum disabilitas itu kan potensi kecelakaannya tinggi sekali,” jelas Folmer.

Untuk itu, dia mengusulkan agar halte itu jangan dibangun dengan cara permanen. Sehingga ketika terjadi perubahan letak situasi masih dapat dipindahkan ke tempat lainnya.

“Sayang sekali dengan kondisi halte saat ini banyak tak dipakai, dan sudah banyak yang rusak,” ujar Folmer.

“Halte ini harusnya dibangun tidak secara permanen, bangunannya yang bisa digeser-geser atau dipindahkan sesuai dengan kebutuhan. Sayang kan dibangun permanen baru 2 tahun kemudian gak dipakai,” pungkasnya.(EDI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

KPK Eksekusi Tomtom dan Kadar Slamet ke LP Sukamiskin

MATAKOTA, Jakarta – Perkara telah berkekuatan hukum tetap, Komisi Pemberantasan Koru…