Edwin Senjaya Geram Abu Janda Sebut Jawa Barat Barbar
MATAKOTA || Bandung, – Pembina Forum Umat Islam Bandung Bersatu Edwin Senjaya mengaku geram dengan pernyataan yang dilontarkan pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda bahwa Jawa Barat adalah wilayah provinsi yang barbar dan intoleran.
Menurut Edwin, celotehan Permadi itu sudah keterlaluan dan menyakiti hati warga Jawa Barat termasuk Kota Bandung. Oleh karena itu, ia mendukung pelaporan yang dilakukan FUIBB untuk Abu Janda ke Polda Jawa Barat.
“Saya memberikan dukungan kepada langkah yang dilakukan oleh FUIBB atas tindakan yang dilakukan oleh Saudara Permadi Arya. Kenapa? Karena memang kalau kita melihat rekam jejak Permadi Arya atau Abu Janda ini kan sudah sejak lama dengan gampangnya mengeluarkan pendapat-pendapat yang kontroversial, yang mendiskreditkan umat Islam di Tanah Air, bahkan juga terkesan mengadu domba antar umat beragama,” ujar Edwin, saat dihubungi, Kamis, 4 Juni 2026.
Ia menolak keras jika Jawa Barat dinilai sebagai wilayah barbar, radikal dan intoleran Menurutnya, Jawa Barat justru salah satu daerah yang memegang teguh sikap toleransi. Hal ini terbukti dengan Indeks Kerukunan Umat Beragama/IKUB, bahwa Jawa Barat memiliki skor 79,43 yang melampaui rata-rata nasional di kisaran 77,8.
“Dan ini menunjukkan bahwa dari data tersebut, hubungan toleransi, kesetaraan, dan kerja sama antarumat beragama di Jawa Barat selama ini berjalan semakin baik, serta tidak ada masalah. Kalaupun misalnya ada kejadian, dan kita tidak bisa tutupi itu, mungkin ada satu-dua. Tapi bukan berarti seluruh wilayah Jawa Barat ini radikal, lalu dipukul rata semua umat Islam di Jawa Barat ini barbar dan intoleran,” tuturnya.
Pimpinan DPRD Kota Bandung ini menegaskan dirinya memegang teguh amanat konstitusi jika seluruh umat beragama di Tanah Air harus dapat beribadah sesuai keyakinannya masing-masing dengan tenang, aman, dan nyaman. Maka itu, Edwin memandang pernyataan yang dilontarkan Permadi Arya adalah fitnah dan tidak berdasar.
“Oleh karenanya, sebagai bagian daripada Umat Islam dan warga Jawa Barat, saya mendukung langkah FUIBB yang melaporkan Permadi Arya atau Abu Janda ke Polda Jabar untuk diproses dan ditindak secara Hukum. Apalagi FUIBB ini didalamnya terdapat perwakilan dari seluruh ormas Islam dan berbagai organisasi lainnya, baik Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, Persis, LDII, PAKSI dan lainnya,” ucapnya.
Ia pun berpesan kepada Permadi untuk mencari uang dengan cara-cara yang baik serta elegan, bukan melalui kontroversi atau menjelek-jelekkan sesuatu. Terlebih, bila mengaku beragama Islam, seharusnya yang bersangkutan menunjukkan sikap seorang muslim sebagaimana mestinya.
“Tapi kalau memang pura-pura menjadi seorang muslim dan senang mengadu domba, segera bertobat, karena akhirnya anda akan mendapatkan balasan dari apa yang anda perbuat, baik secara proses hukum maupun tindakan dari orang-orang yang merasa tersakiti oleh anda,” tegasnya.
Terakhir, Edwin mengimbau warga Jawa Barat termasuk Kota Bandung untuk tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kepada aparat berwenang. Bila ada yang ingin turut melaporkan yang bersangkutan, pihaknya sangat mendukung.
“Tentu kita juga tetap boleh menyuarakan rasa ketersinggungan dengan cara-cara yang baik, elegan di media sosial atau berbagai forum agar sampai kepada yang bersangkutan. Karena yang saya dengar, yang bersangkutan sekarang lagi kabur ke Amerika. Ini penting dilakukan agar yang bersangkutan menyesali dan tidak mengulangi lagi perbuatannya,” pungkasnya.*
Sebut Jawa Barat Barbar, FUIBB Laporkan Abu Janda ke Polisi
MATAKOTA || Bandung, – Puluhan orang yang berasal dari Forum Umat Islam Bandung Bersatu me…








