Mal BEC Bandung kembali beroperasional, Selasa (11/8/2021)
Home All News Mal di Bandung Kembali Buka, Pedagang BEC Masih Berkerumun di Trotoar
All News - Regional - 2021-08-12

Mal di Bandung Kembali Buka, Pedagang BEC Masih Berkerumun di Trotoar

MATAKOTA, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) memantau pelaksanaan uji coba pembukaan pusat perbelanjaan pada masa perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4.

Tim Pemkot Bandung dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Yana Mulyana. Sedangkan Kemendag diwakili Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Oke Nurwan. Pemantauan dilaksanakan di Mal Paris van Java dan Trans Studio Mal.

Yana mengingatkan, pembukaan pusat perbelanjaan ataupun ruang ekonomi lainnya jangan disambut dengan euforia. Sebab, relaksasi ini cukup ketat dengan sejumlah persyaratan protokol kesehatan (prokes).

Pertama berdasarkan indikator yang ada, penyebaran Covid-19 di Kota Bandung sudah harus terkendali. Konfirmasi aktif, positifity rate, BOR dan lainnya sudah menurun signifikan.

“Oleh karenanya kami menyambut baik untuk bisa memulai aktivitas kembali,” kata Yana kota usai memantau uji coba di Paris van Java, Rabu (11/8/2021).

Untuk syarat selanjutnya, kata Yana, para pegawai atau karyawan di pusat perbelanjaan sudah divaksin COVID-19.

Di Kota Bandung saat ini terdata jumlah pegawai pusat perbelanjaan sebanyak 20.635 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 64,50 persen atau 13.210 orang sudah divaksin.

Sementara jumlah pegawai ritel 25.351 orang dan 12.853 orang di antaranya atau 50,70 persen sudah divaksin.

Untuk jumlah warga Kota Bandung yang telah tervaksin, sudah mencapai 963.180 orang untuk dosis pertama atau 49,33 persen dan dosis kedua sebanyak 540.224 orang.

“Kedua syarat utamanya adalah karyawannya harus sudah divaksin seluruhnya,” sebut Yana.

Syarat telah divaksin juga berlaku kepada calon pengunjung. Jika belum atau tidak bisa divaksin, maka wajib menunjukan hasil tes antigen atau PCR.

Dia menuturkan, Pemkot Bandung sudah berkoordinasi dengan sejumlah pusat perbelanjaan untuk menghadirkan posko vaksinasi. Yakni untuk mengantisipasi apabila ada pengunjung yang belum divaksin

“Dalam upaya mempercepat proses vaksinasi di Kota Bandung, maka ada syarat tambahan pengunjung yang datang ke pusat perbelanjaan harus sudah divaksin,” ujarnya.

“Kalau belum, pusat perbelanjaan harus menyediakan tempat untuk vaksinasi. Insyaallah pusat perbelanjaan siap menyediakan,” Yana menambahkan.

Persyaratan ketiga adalah, kapasitas pengunjung masih tetap dibatasi. Di tahap awal uji coba, jumlah pengunjung tidak boleh lebih dari 25 persen kapasitas pusat perbelanjaan.

Pusat perbelanjaan juga diimbau untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) penanganan COVID-19 secara mandiri. Satgas inilah yang menjadi pengawas protokol kesehatan di tempatnya masing-masing.

“Kesepakatan keempat untuk tempat besar seperti mal itu ada satgas COVID-19 mandiri. Satgas ini berkewajiban mengawasi prokes di tempat dia bertugas. Baik kepada tenantnya, karyawan, ataupun pengunjung,” ucap Yana Mulyana.

Sementara itu, pantauan wartawan di Mal Bandung Electronic Center (BEC) Jalan Purnawarman, pengelola menerapkan prokes ketat kepada tenant dan pengunjung. Petugas yang berjaga di pintu masuk, nampak memeriksa setiap orang yang hendak memasuki mal khusus barang elektronik tersebut.

Di dalam gedung, terlihat beberapa tenant mulai membuka tokonya. Sebagian lagi nampak masih tutup. Pengunjung pun mulai terlihat berbelanja di dalam gedung dengan menerapkan prokes ketat.

Sayangnya, meski mal kembali diizinkan beroperasional, masih terlihat kerumunan pedagang BEC yang menjajakan dagangannya di trotoar.

Bahkan hal tersebut dipertanyakan oleh seorang pengguna media sosial Twitter. Pemilik akun @wartawanpensiun, mempertanyakan kerumunan pedagang BEC meski mal telah kembali beroperasional di Kota Bandung.

“Tolong ditertibkan, kan itu rentan kerumunan. Kendur prokes,” tulisnya, Rabu (11/8/2021).

“Terima kasih atas informasinya, terkait hal ini akan kami tindaklanjut secepatnya,” respon akun Twitter resmi Satpol PP Kota Bandung. (DRY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

KPK Eksekusi Tomtom dan Kadar Slamet ke LP Sukamiskin

MATAKOTA, Jakarta – Perkara telah berkekuatan hukum tetap, Komisi Pemberantasan Koru…