IMG 20220131 WA0054
Home All News Komisi B dan Diskar PB Bandung Bahas Pencegahan Kebakaran Bangunan Komersial
All News - Parlemen - 2022-02-01

Komisi B dan Diskar PB Bandung Bahas Pencegahan Kebakaran Bangunan Komersial

MATAKOTA, Bandung – Komisi B DPRD Kota Bandung melaksanakan rapat rencana kerja tahun 2022 bersama Dinas Kebakaran Penanggulangan Bencana (Diskar PB), Senin (31/1/2022).

Rapat yang digelar secara daring dan luring dengan penerapan protokol kesehatan tersebut, dipimpin langsung oleh Ketua Komisi B Hasan Faozi.

Pada kesempatan itu, Hasan menyampaikan bahwa pemulihan pandemi saat ini menjadi titik balik dalam upaya pemulihan ekonomi daerah.

Dengan banyaknya potensi yang ada di bidang Diskar PB, Hasan optimistis pencapaian Diskar PB ke depannya akan lebih baik.

“Saat ini, pemulihan ekonomi melalui aktivasi gedung-gedung yang bersifat profitable seperti hotel, restoran dan gedung perkantoran bertingkat menjadi salah satu potensi yang bagus untuk meningkatkan retribusi kita guna pencegahan bencana seperti kebakaran,” ucapnya.

“Namun ada hal yang saya sayangkan yaitu retribusi penarikan sangat kecil dibandingkan resiko kerja yang ada di Diskar PB sebagaimana yang telah tertuang dalam Perda Kota Bandung No. 12 Tahun 2021,” imbuh Hasan.

Ia bilang, dengan adanya pembahasan Raperda Kota Bandung tentang Pencegahan Bahaya Kebakaran dan Penanggulanagan Bencana yang sedang dalam tahap pembahasan, penarikan retribusi ini bisa dipertimbangan secara matang.

Sementara itu, anggota Komisi B Maya Himawati bersama rekan-rekan lainnya yang hadir secara teleconference, meminta agar Diskar PB menyediakan data rincian jumlah bangunan di Kota Bandung.

“Saya membutuhkan data rincian dari bangunan gedung di Kota Bandung yang telah melaksanakan ataupun yang belum melaksanakan retribusi pencegahan kebakaran,” ujarnya.

“Selain sebagai upaya peningkatan PAD kita, hal itu sebagai langkah pendisiplinan untuk bangunan gedung agar menyediakan fasilitas-fasilitas pencegahan bencana atau sebagai langkah antisipatif kita semua,” tambah Maya.

Anggota Komisi B Agus Salim mengatakan, kinerja Diskar PB harus dimaksimalkan dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih banyak.

“Sehingga ke depannya akan direkomendasikan kepada instansi penyedia untuk menambahkan tenaga kepada Diskar PB,” tuturnya. ****

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Check Also

Sempat Terpuruk, Toko Oleh-Oleh Haji dan Umrah Kembali Menggeliat

MATAKOTA, Bandung – Pemberangkatan jemaah haji Indonesia yang sempat ditutup sampai …