Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
Home All News Kala Ganjar Cerita Tentang Napi Teroris Jack Harun: Dulu Racik Bom, Sekarang Racik Soto
All News - Nasional - 2021-08-18

Kala Ganjar Cerita Tentang Napi Teroris Jack Harun: Dulu Racik Bom, Sekarang Racik Soto

MATAKOTA, Semarang – Mewakili Kepala Daerah seluruh Indonesia, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, memberikan sambutan pada acara “Penyerahan Remisi Umum Bagi Narapidana dan Anak dalam Rangka Hari Kemerdekaan Republik Indonesia”. Acara tersebut digelar serentak secara virtual pada Selasa (17/8/2021).

Di hadapan seluruh kepala daerah, Menkumham Yasonna Laoly, serta seluruh perwakilan napi yang mendapat remisi, Ganjar pun berkisah tentang perjalanan hidup mantan narapidana teroris (napiter) bernama Joko Tri Hermanto alias Jack Harun.

“Beliau adalah eks napiter. Kalau dulu biasa merakit bom, lima tahun terakhir ini beliau milih meracik soto. Saya tanya, kok bisa meracik soto, beliau jawab awalnya belajar dari meracik bom,” kenang Ganjar.

Menurut Ganjar, yang menarik dari mantan anak buah gembong teroris Noordin M Top, Dr Azhari, dan Dolmaten ini adalah kebiasaanya untuk berbagi.

Meski usahanya tidak begitu besar, kata Ganjar, setiap Jumat di Minggu pertama, ia menggratiskan semua pengunjung warungnya. Kemurahan hatinya inilah yang mengundang simpati masyarakat.

Ganjar mengatakan, berkontribusi positif pada masyarakat dalam bentuknya apapun, adalah kunci untuk bisa bergaul di masyarakat.

“Pesan saya, setiap orang punya masa lalu. Tapi sekelam apapun masa lalumu, jangan pernah sampai menjadi penentu masa depanmu,” katanya.

“Diri kita saat ini lah yang harus berperan, karena apa yang kita tanam sekarang menjadi buah yang akan kita petik kelak,” lanjut Ganjar.

Pada kesempatan itu, Ganjar pun memberikan ucapan selamat kepada seluruh napi dan anak berhadapan dengan hukum yang menerima remisi.

“Untuk saudaraku yang mendapat pengurangan masa tahanan, semoga remisi ini menjadi jeda untuk menyiapkan diri sebelum pulang di tengah-tengah keluarga,” tuturnya.

“Untuk yang sudah bisa pulang rumah, bersyukurlah. Karena sudah ada orang yang tidak sabar memeluk panjenengan (anda). Cintai mereka. Jangan biarkan mereka memperjuangkan keluarga tanpa kehadiran Anda,” tutup Ganjar. (DRY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

KPK Eksekusi Tomtom dan Kadar Slamet ke LP Sukamiskin

MATAKOTA, Jakarta – Perkara telah berkekuatan hukum tetap, Komisi Pemberantasan Koru…