Home All News Job Fair Bandung Bedas Festival Siapkan 600 Lowongan Kerja, Berlangsung Dua Hari

Job Fair Bandung Bedas Festival Siapkan 600 Lowongan Kerja, Berlangsung Dua Hari

MATAKOTA II Bandung — Sebanyak 600 lowongan kerja disiapkan dalam Job Fair Bandung Bedas Festival 2026 yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Oktober. Kesempatan ini menjadi salah satu agenda festival yang diarahkan untuk memperluas akses kerja bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dibuka Bupati Bandung Dadang Supriatna di Thee Matic Mall Majalaya, Desa Majasetra, Kecamatan Majalaya, Jumat (30/10/2026), dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98.

Job Fair menjadi bagian dari rangkaian Bandung Bedas Festival 2026 yang menggabungkan kegiatan ketenagakerjaan, pemberdayaan ekonomi, pangan, olahraga, dan seni budaya. Penyelenggaraannya melibatkan Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Koperasi dan UKM, serta Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung bersama sejumlah pihak.

Dadang mengatakan, penyediaan kesempatan kerja menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah seiring besarnya jumlah penduduk usia produktif dan kebutuhan masyarakat terhadap pekerjaan.

Ia menyebut angka pengangguran di Kabupaten Bandung mencapai sekitar 123 ribu orang. Sementara itu, pemerintah daerah menargetkan pembukaan peluang bagi 10.000 wirausaha muda dan kesempatan kerja setiap tahun.

“Kalau berbicara angka pengangguran di Kabupaten Bandung, yaitu di angka 123 ribuan. Tapi setiap tahun, Pemerintah Kabupaten Bandung merencanakan dan menyiapkan program membuka peluang untuk 10.000 wirausaha muda dan lapangan kerja,” ujarnya.

Untuk mendukung penyerapan tenaga kerja, ia menyebut Pemkab Bandung telah menjalin kerja sama dengan 157 perusahaan. Melalui berbagai program, sebanyak 11.557 tenaga kerja diklaim terserap sepanjang 2025.

Dadang juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah berencana memperluas kerja sama dengan perusahaan hingga 200 mitra. Salah satu upaya yang telah dikembangkan adalah Gerai Bursa Kerja (GBK) Bedas Digital yang kini tersedia di 31 kecamatan, setelah sebelumnya menjangkau delapan kecamatan.

Festival Hadirkan Pasar Tani hingga Wayang Golek

Selain kesempatan kerja, Bandung Bedas Festival menghadirkan kegiatan yang menyentuh kebutuhan ekonomi masyarakat. Gerakan pangan murah dan pasar tani digelar pada hari pembukaan untuk membantu warga memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menyediakan ruang pemasaran bagi petani.

Rangkaian kegiatan berlanjut pada 31 Oktober melalui Fun Bike. Sementara pada 1 November, masyarakat dapat mengikuti Color Run, menikmati pertunjukan musik, serta menyaksikan pagelaran wayang golek bersama dalang Dadan Sunandar Sunarya.

Kehadiran kesenian tradisional dalam festival tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan budaya Sunda di tengah kegiatan yang melibatkan berbagai kalangan, khususnya generasi muda.

Dadang menilai festival tidak semata menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang bagi pemuda untuk mengembangkan kreativitas, memperluas jaringan, dan mengenalkan potensi usaha.

Ia berharap kegiatan tersebut memberi manfaat bagi pencari kerja, pelaku UMKM, petani, komunitas, serta masyarakat yang datang mengikuti rangkaian acara.

Melalui Bandung Bedas Festival 2026, pemerintah daerah menggabungkan agenda ekonomi dan kebudayaan dalam satu kegiatan. Namun, manfaatnya bagi masyarakat akan terlihat dari sejauh mana kesempatan kerja, ruang usaha, dan kegiatan pemberdayaan yang ditawarkan dapat berlanjut setelah festival berakhir.* Uus MataKota.

Check Also

Bupati Titip Misi Peluang Kerja dan Petani Milenial kepada KNPI Kabupaten Bandung

MATAKOTA II Bandung — Peluang kerja dan regenerasi petani menjadi dua pekerjaan rumah yang…