Home All News Bidik Ketua PWI Kabupaten Bandung, Suhendar Usung Dana Abadi hingga Kesejahteraan Wartawan
All News - Regional - 2026-10-27

Bidik Ketua PWI Kabupaten Bandung, Suhendar Usung Dana Abadi hingga Kesejahteraan Wartawan

MATAKOTA || Kab Bandung, – Bakal calon Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung periode 2026–2029, Suhendar, menawarkan lima program unggulan untuk memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan profesionalisme wartawan, membangun tata kelola yang transparan, serta mendorong kesejahteraan anggota.

Keseriusan Suhendar maju dalam kontestasi kepemimpinan PWI Kabupaten Bandung ditandai dengan pengambilan formulir pendaftaran calon ketua yang disaksikan seluruh panitia konferensi. Tahapan tersebut merupakan bagian dari persiapan menjelang Konferensi PWI Kabupaten Bandung yang dijadwalkan berlangsung pada 11 November 2026.

Suhendar mengatakan, keputusannya untuk maju dilandasi keinginan mempererat persatuan anggota dan membawa organisasi menjadi lebih maju, harmonis, serta profesional.

“Motivasi saya ingin mempersatukan rekan-rekan di organisasi agar PWI ke depan semakin maju, lebih harmonis, dan profesional,” kata Suhendar.

Menurutnya, soliditas anggota merupakan modal penting bagi organisasi wartawan dalam menghadapi perkembangan dunia jurnalistik yang semakin dinamis. Karena itu, kepemimpinan PWI ke depan perlu dibangun melalui komunikasi terbuka, semangat kebersamaan, dan pengelolaan organisasi yang transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.

Suhendar mengungkapkan, dirinya juga mulai melakukan konsolidasi dengan sejumlah anggota yang menyatakan kesiapan memberikan dukungan terhadap pencalonannya.

Lima Program Unggulan Suhendar

Dalam pencalonannya, Suhendar menyiapkan lima program yang diarahkan untuk memperkuat kemandirian organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota, dan memberikan manfaat nyata bagi wartawan di Kabupaten Bandung.

Program pertama adalah pembentukan dana abadi PWI Kabupaten Bandung. Program ini diharapkan menjadi salah satu sumber penopang kemandirian organisasi sekaligus membantu memenuhi kebutuhan kelembagaan secara berkelanjutan.

Kedua, menggratiskan kartu anggota PWI Kabupaten Bandung. Suhendar menilai kemudahan layanan keanggotaan perlu menjadi perhatian agar anggota mendapatkan pelayanan organisasi yang lebih baik.

Ketiga, memperkuat kelembagaan melalui tata kelola yang transparan dan akuntabel. Menurutnya, pengelolaan organisasi secara terbuka menjadi faktor penting dalam membangun dan menjaga kepercayaan anggota terhadap kepengurusan.

Keempat, membangun komunikasi internal yang lebih intensif dan harmonis. Ia berharap seluruh anggota dapat menjaga kebersamaan, menghargai perbedaan pendapat, serta mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.

Kelima, mendorong peningkatan kesejahteraan anggota. Suhendar berharap PWI tidak hanya menjadi tempat berhimpun para wartawan, tetapi juga mampu menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi kehidupan dan kesejahteraan anggotanya.

Ia berharap kelima program tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan anggota dalam menentukan arah kepemimpinan PWI Kabupaten Bandung untuk periode mendatang.

Bagi Suhendar, kemajuan organisasi tidak hanya diukur dari keberlangsungan kegiatan kelembagaan, tetapi juga dari kemampuan membangun persatuan, menjaga profesionalisme, dan memberikan manfaat bagi seluruh anggota.

Bergabung dengan PWI Sejak 2018

Suhendar bukan sosok baru di lingkungan PWI Kabupaten Bandung. Ia mengaku telah bergabung dengan organisasi tersebut sejak 2018, diawali dengan mengikuti Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) hingga menjadi anggota tetap.

Pengalaman tersebut menjadi bekal baginya untuk memahami dinamika organisasi, memperkuat hubungan antarang­gota, serta membangun komitmen dalam memajukan PWI Kabupaten Bandung.

Ia menilai organisasi wartawan harus senantiasa menjaga marwah profesi melalui peningkatan profesionalisme, penguatan solidaritas, dan penerapan tata kelola organisasi yang sehat.

“Harapan saya, PWI Kabupaten Bandung semakin maju, lebih sejahtera, lebih berwibawa, dan seluruh rekan-rekan tetap kompak dalam hal apa pun,” tuturnya.

Suhendar berharap pencalonannya dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk membangun PWI Kabupaten Bandung yang lebih solid, transparan, profesional, dan mampu memperjuangkan kesejahteraan anggota.

Tiga Bakal Calon Telah Mengambil Formulir

Sementara itu, Ketua Panitia Konferensi PWI Kabupaten Bandung 2026, Ziyan M. Nasyith, menyampaikan bahwa hingga hari kelima tahapan pencalonan, sudah ada tiga orang yang mengambil formulir pendaftaran calon ketua.

Ketiganya adalah Rustandi, Asep Syahrial, dan Suhendar. Namun, hingga keterangan tersebut disampaikan, baru Asep Syahrial yang mengembalikan formulir beserta dokumen persyaratan kepada panitia.

Panitia menetapkan Kamis, 29 Oktober 2026, sebagai batas akhir pengembalian formulir pendaftaran. Selanjutnya, seluruh berkas yang masuk akan diteruskan kepada PWI Jawa Barat dan PWI Pusat untuk menjalani proses verifikasi sesuai mekanisme organisasi.

Konferensi PWI Kabupaten Bandung dijadwalkan berlangsung pada 11 November 2026. Panitia berharap seluruh tahapan pencalonan dapat berjalan tertib dan lancar sehingga proses pemilihan ketua dapat dilaksanakan sesuai jadwal dan ketentuan organisasi.

Kontestasi pemilihan Ketua PWI Kabupaten Bandung periode 2026–2029 diharapkan tidak sekadar menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan profesionalisme, membangun tata kelola yang transparan, serta memperjuangkan kesejahteraan wartawan di Kabupaten Bandung. (**)

Check Also

Keluarga Besar Paguyuban Demak Bintoro Nusantara (PDBN) Berduka

…