Home All News Disdik Kota Bandung Bakal Tambah Sekolah yang Gelar PTM 100 Persen
All News - Regional - 2022-01-12

Disdik Kota Bandung Bakal Tambah Sekolah yang Gelar PTM 100 Persen

MATAKOTA, Bandung – Setelah 330 sekolah dapat menjalankan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung akan meningkatkan jumlah sekolah gelar PTM.

“Sebanyak 1.677 sekolah akan kami beri kesempatan untuk mengisi daftar periksa kembali dan akan dimonitoring evaluasi oleh tim terpadu dari satuan pendidikan juga SKPD terkait,” ujar Kadisdik Kota Bandung, Hikmat Ginanjar, Selasa 11 Januari 2022.

Dalam acara Bandung Menjawab, Hikmat juga memaparkan beberapa hal yang perlu diperhatikan agar PTM 100 persen bisa dirasakan oleh semua siswa. Salah satunya, dengan keterlibatan dari semua lapisan warga sekolah untuk menegakkan dispilin protokol kesehatan (prokes).

“Setiap individu warga sekolah harus disiplin patuhi prokes. Bukan hanya siswa sekolah, tapi juga guru, kepala sekolah, bahkan sampai pada orang tua dan masyarakat juga harus disiplin,” ucapnya.

Hikmat menambahkan, jika dari aspek kesehatan telah mumpuni dan memenuhi persyaratan, maka jumlah sekolah yang bisa melakukan PTM 100 persen bisa lebih banyak.

Hikmat bilang, agar PTM 100 persen bisa berjalan dengan baik, perlu adanya kolaborasi juga dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lain. Salah satunya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung.

“Di sekolah-sekolah ini ada UKS. Kita akan manfaatkan UKS ini untuk bisa bergerak cepat jika ada gejala COVID-19, termasuk varian terbaru Omicron. UKS ini akan berkolaborasi dengan tim Dinas Kesehatan Kota Bandung,” ujar Hikmat.

Menanggapi itu, Kepala Dinkes Kota Bandung dr. Ahyani Raksanagara menjelaskan tentang pentingnya kolaborasi dari semua pihak untuk meningkatkan PTM 100 persen dengan disiplin prokes.

“Omicron ini sedang meningkat. Meski di Bandung kita tidak menemukan kasusnya, tetap perlu disiplin prokes bagi semua masyarakat,” ucap dia.

Ahyani memaparkan, saat ini pihaknya tengah fokus pada peningkatan vaksinasi warga. Tahun ini ditargetkan 100 persen warga Bandung sudah melakukan vaksinasi dosis 2.

“Untuk usia 6-11 tahun, sudah 30 persen yang divaksin. Untuk vaksinasi lansia sendiri sudah mencapai 75 persen,” papar Ahyani.

Dia mengatakan, pihaknya telahbsiap jika sewaktu-waktu ditemukan kasus Omicron di Kota Bandung.

“Omicron ini gejalanya ringan sekali. Pasien dapat melakukan isolasi mandiri, tentunya dengan pengawasan. Namun, kita sudah melakukan persiapan jika ada kasusnya di Kota Bandung. Kami sudah berkoordinasi dengan provinsi. Dan untuk di bagian wilayah juga sudah kami siapkan tempat isolasi dan karantina,” tutur Ahyani.*****

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Check Also

Dua Proyek Dicoret Dari KUA-PPAS 2023, Dewan Sebut Sekda Merekedeweng

MATAKOTA, Bandung – DPRD dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menandatangani Nota Ke…