Dari Hardiknas hingga May Day, KDS Tekankan Masa Depan Pembangunan Bandung
MATAKOTA II Bandung — Pendidikan, penguatan otonomi daerah, dan kesejahteraan pekerja ditegaskan Bupati Bandung Dadang Supriatna sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan Kabupaten Bandung.
Penegasan itu disampaikan Dadang Supriatna, yang akrab disapa Kang DS saat memimpin upacara gabungan peringatan Hari Pendidikan Nasional, Hari Otonomi Daerah, dan Hari Buruh Internasional 2026 di Lapangan Upakarti, Senin (4/5/2026).
“Jika kita cermati, pendidikan, otonomi daerah, dan kesejahteraan pekerja merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Ketiganya adalah pilar utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” ujar KDS.
Pada sektor pendidikan, Pemkab Bandung mencatat rata-rata lama sekolah mencapai 9,4 tahun, sementara harapan lama sekolah meningkat dari 12,74 tahun pada 2024 menjadi 12,99 tahun pada 2025.
Dari sisi infrastruktur, 24 dari target 27 unit sekolah baru telah terealisasi dan sisanya dituntaskan tahun ini.
“Kami tidak hanya membangun fisik sekolah, tetapi juga membangun karakter generasi melalui pendidikan Pancasila, budaya Sunda, dan pendidikan keagamaan,” katanya.
Di sektor pendidikan tinggi, program Beasiswa Ti Bupati (BESTI) telah menjangkau 562 mahasiswa sepanjang 2022–2025 dan kembali dibuka untuk 200 mahasiswa pada tahun ini. Program BIE-D juga terus dilanjutkan.
Pada aspek tata kelola pemerintahan, Kabupaten Bandung berhasil menembus peringkat tiga nasional dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) 2025 setelah sebelumnya berada di posisi ke-172 nasional.
“Ini hasil kerja keras bersama. Tapi capaian ini tidak boleh membuat kita berpuas diri, justru menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.
Sementara di sektor ketenagakerjaan, KDS menyoroti angka pengangguran terbuka Kabupaten Bandung yang masih berada di level 6,68 persen.
Karena itu, ia mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan, disertai penguatan hubungan industrial antara pekerja dan pengusaha.
“Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, saya yakin Kabupaten Bandung akan semakin maju, Bedas, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.*
IKA PMII Kabupaten Bandung Didorong Rumuskan Solusi Sampah dan Penguatan Ekonomi
MATAKOTA II Bandung – Penanganan sampah dan penguatan ekonomi masyarakat menjadi topik uta…







