Perang Lawan Virus Humas Andryan
Home All News Woww! Yana ‘Perang’ Lawan Kawanan Virus di SD Cendekia Muda
All News - Regional - 2022-01-18

Woww! Yana ‘Perang’ Lawan Kawanan Virus di SD Cendekia Muda

MATAKOTA,Bandung – Banyak ratu dan raja yang datang ke SD Cendekia Muda Bandung pada Selasa, 18 Januari 2022. Mahkota emas terpasang di kepala mereka. Ada juga yang menggunakan selendang dan jubah merah.

Para ratu dan raja ini juga membawa suntikan dan vaksin untuk siswa-siswa di SD Cendekia Muda.

Ratu dan raja ini sebenarnya merupakan tenaga kesehatan (nakes) dari Puskesmas Arcamanik. Mereka didandani layaknya ratu dan raja agar anak-anak tidak merasa takut saat akan divaksin.

Saat mengunjungi dan melihat langsung proses vaksin di sekolah ini, Plt Wali Kota Bandung Yana Mulyana sangat mengapresiasi inovasi dari pihak sekolah.

“Ikhtiar yang dilakukan di sekolah ini sangat inovatif ya. Jadi membuat anak-anak paham, jadi semakin tidak takut untuk diberi vaksin,” ujarnya.

Tak hanya itu, para guru pun mengadakan pentas drama di depan anak-anak yang berkisah tentang “Berani Vaksin”. Bahkan Yana pun sempat turut berperan dalam drama ini.

Yana menjadi tokoh yang menjelaskan pada anak-anak untuk tidak takut dengan virus.

“Jangan takut ya sama virus. Kita bisa lawan virus kalau pakai masker, rajin cuci tangan, pakai hand sanitizer, dan divaksin. Siapa di sini yang berani divaksin?” tanya Yana pada para murid yang duduk di hadapannya.

Sontak, anak-anak pun riuh menjawab, “Sayaaa!” sembari mengacungkan tangannya tinggi-tinggi.

“Tadi saya lihat juga penjelasan dari guru-guru sudah sesuai gaya bahasa anak-anak. Mudah-mudahan dengan kesadaran sendiri, anak-anak jadi ingin divaksin. Sehingga kita bisa melakukan aktivitas seperti biasa dengan protokol kesehatan, dan pandemi COVID-19 ini segera menjadi endemi,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Yana juga mengunjungi ruangan vaksin dan observasi yang tersedia di SD Cendekia Muda.

Kepala Sekolah SD Cendekia Muda, Wina Dewi menyebutkan, terdapat empat ruangan vaksinasi, satu ruang observasi, dan satu ruang medis.

“Ruang vaksinasi dibedakan antara laki-laki dan perempuan. Masing-masing ada dua ruangan, supaya menjaga semuanya lebih kondusif. Setelah itu, anak-anak akan menuju ke ruang observasi untuk dipantau apakah ada reaksi atau tidak setelah vaksin,” jelasnya.

Wina bilang, agar anak-anak tidak merasa bosan, ada pentas drama dan permainan kecil untuk menghibur mereka.

Wina menjelaskan, jika dalam waktu 15-20 menit anak tidak menunjukkan gejala, maka mereka boleh pulang.

“Tapi, jika menunjukkan gejala, kami sudah sediakan ruangan dan petugas khusus untuk menanganinya,” imbuhnya.

Untuk target vaksinasi dosis pertama pada 387 siswanya, Wina mengatakan, akan dibagi ke dalam dua sesi.

“Vaksinasi dibagi dua hari, Selasa dan Rabu. Hari ini targetnya vaksinasi untuk 250 siswa. Pesertanya khusus kelas 1, 3, 4, dan 6. Sedangkan kelas 2 dan 5 kami jadwalkan besok supaya tetap kondusif,” tukas Wina.****

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Check Also

Legislator Apresiasi Wali Kota Respons Permasalahan Kota Bandung

MATAKOTA, Bandung – Wali Kota Bandung Yana Mulyana mendapat pujian dari kalangan leg…