Home All News Raih Satu Juta Jam Kerja Selamat, PLTP Patuha Unit 2 Torehkan Prestasi di Tengah Konstruksi
All News - Berita - Regional - 2026-08-15

Raih Satu Juta Jam Kerja Selamat, PLTP Patuha Unit 2 Torehkan Prestasi di Tengah Konstruksi

MATAKOTA II Bandung – Satu juta jam kerja selamat berhasil dicapai dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha Unit 2. Capaian tersebut diraih PT Geo Dipa Energi (Persero) atau GDE pada 14 Juli 2026, tanpa kecelakaan kerja yang mengakibatkan fatalitas selama proses konstruksi.

Capaian itu menjadi perhatian penting karena pembangunan PLTP Patuha Unit 2 masih berlangsung. Hingga perayaan digelar, progres proyek telah mencapai 75,43 persen dan masih menyisakan tahapan pekerjaan sebelum memasuki operasi komersial.

Sebagai bentuk apresiasi, GDE menggelar perayaan one million safe man-hours di Temporary Office Patuha, Rabu (12/8). Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Komisaris dan Direksi GDE, insan GDE, pelaksana proyek PT IKPT-WME beserta subkontraktor, serta unsur Forkopimda, Forkopimcam, dan kepala desa dari Desa Sugihmukti, Alamendah, dan Panundaan.

General Manager Project GDE, Sulistianto Sunaryo, menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan proyek.

“Acara ini begitu penting mengingat keberhasilan satu juta jam kerja selamat merupakan hasil dari seluruh tim yang ada di sini. Hari ini proyek telah mencapai progres 75,43 persen dan ini bukan merupakan hal yang mudah karena banyak sekali hambatan dan rintangan yang telah dilalui,” ujar Sulistianto.

Sambutan dalam perayaan satu juta jam kerja selamat PLTP Patuha Unit 2.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan dedikasi dan komitmen seluruh pihak dalam menempatkan keselamatan sebagai hal utama selama proses pembangunan berlangsung.

General Manager Unit Patuha, Efrata Pratenta Meilala, mengingatkan agar pencapaian satu juta jam kerja selamat tidak berhenti sebagai sebuah angka. Konsistensi menjaga keselamatan harus terus dilakukan hingga proyek selesai dan memasuki commercial operation date (COD).

“Poin yang dapat kita ambil yaitu bahwa usaha tidak mengkhianati hasil. Apa yang sudah dikerjakan oleh seluruh pihak memberikan hasil manis yang bisa kita petik. Namun, hasil ini tidak berhenti sampai di sini saja. Kita harus menjaganya terus sampai commercial operation date (COD) atau sampai proyek ini selesai,” kata Efrata.

Ia menilai capaian tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa seluruh pihak mampu mempertahankan zero accident di Lapangan Panas Bumi Patuha.

Hal senada disampaikan Direktur Pengembangan Niaga dan Eksplorasi GDE, Ilen Kardani. Ia menegaskan bahwa kecelakaan kerja harus dicegah dan keselamatan merupakan tanggung jawab seluruh pihak yang terlibat dalam proyek.

“Accident itu harus dicegah. Saya percaya bahwa semua kejadian dapat dicegah. Makanya hari ini kita rayakan. Berkat seluruh kerja keras teman-teman, satu juta jam kerja selamat berhasil kita raih,” ujar Ilen.

Dari unsur pemerintah daerah, Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan, D. A. Hidayat, yang hadir mewakili Kepala Dinas Ketenagakerjaan, mengingatkan bahwa keselamatan kerja tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja.

“Keselamatan kerja bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi merupakan tanggung jawab kita semua. Setiap orang yang terlibat dalam pekerjaan memiliki peran untuk memastikan seluruh aktivitas dapat berjalan dengan aman, sehingga setiap pekerja dapat menyelesaikan tugasnya dan kembali ke rumah dalam kondisi selamat,” tuturnya.

Sementara itu, dari pemerintah pusat, Direktur Panas Bumi Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) diwakili Kepala Subdirektorat Investasi dan Kerja Sama Panas Bumi, Sahat Simangunsong.

Sahat menilai pencapaian satu juta jam kerja selamat cukup signifikan mengingat pembangunan proyek melibatkan sekitar 1.000 hingga 1.300 tenaga kerja.

“Tentu ini merupakan capaian yang luar biasa, terlebih dengan jumlah personel yang terlibat dalam pembangunan proyek ini yang mencapai sekitar 1.000 hingga 1.300 orang,” ujar Sahat.

Namun, ia mengingatkan agar pencapaian tersebut tidak membuat seluruh pihak lengah. Justru, satu juta jam kerja selamat harus menjadi dorongan untuk mempertahankan kedisiplinan dan konsistensi penerapan keselamatan hingga proyek selesai.

Capaian satu juta jam kerja selamat pada akhirnya bukan sekadar angka. Di tengah pembangunan PLTP Patuha Unit 2 yang masih berjalan, capaian tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan harus tetap dijaga dalam setiap tahapan pekerjaan.

Dengan progres konstruksi yang telah mencapai 75,43 persen, tantangan berikutnya bukan hanya menyelesaikan pembangunan, tetapi memastikan jutaan jam kerja berikutnya tetap berlangsung aman hingga PLTP Patuha Unit 2 siap memasuki operasi komersial.*

Check Also

Mahasiswa Papua Gelar Aksi di Depan Gedung Merdeka Bandung

MATAKOTA II Bandung — Sekitar 40 mahasiswa dan pelajar Papua menggelar aksi unjuk rasa di …