images 48
Home All News Polisi Ringkus Oknum Pengamen di Kawasan Braga Bandung
All News - Hukum - 2021-05-20

Polisi Ringkus Oknum Pengamen di Kawasan Braga Bandung

MATAKOTA, Bandung – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Bandung, membekuk dua orang pengamen yang melakukan pemerasan kepada seorang warga di depan Kantor Antara Biro Jawa Barat (Jabar), di Jalan Braga, Kota Bandung.

Kepala Satreskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang mengatakan, kedua pelaku itu diketahui berinisial MA, 17, dan FF, 17. Aksi mereka, terekam kamera pengawas minimarket yang ada di depan Kantor Antara Jabar.

“Kejadian di Braga di Polsek Sumur Bandung dan terekam CCTV serta tersebar di media sosial. Seperti diketahui dua orang sudah berhasil diamankan,” kata Adanan, di Mapolrestabes Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (19/5/2021).

Dari rekaman video yang tersebar itu, dua orang pengamen tampak mendatangi seorang warga yang sedang berdiam di kursi ruang pembeli. Kemudian seorang pengamen yang bermain gitar mendekati warga tersebut.

Lantas warga itu menjauh dari pengamen tersebut dengan masuk ke dalam ruangan minimarket. Namun, pengamen yang memegang gitar mengejar pelaku dan diduga melakukan pengancaman.

Setelah itu pelaku pengamen menyimpan gitarnya dan menyeret warga tersebut ke luar lokasi minimarket. Aksi itu dilakukan pada siang hari saat masyarakat melakukan aktivitas secara normal di kawasan Jalan Braga.

Adanan berujar, pemerasan hingga berujung nyaris baku hantam itu diduga dipicu ketersinggungan pelaku lantaran tidak diberi uang oleh korban.

“Yang bersangkutan menyanyi di sana, korban tidak mau memberi uang, yang bersangkutan tersinggung dan melakukan pemerasan dan pengancaman ke korban,” ujarnya.

Saat ini, dua pelaku tersebut telah diamankan di Rutan Polrestabes Bandung. Keduanya dijerat dengan Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Terkait kondisi di kawasan Braga akhir-akhir ini, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan pihaknya sempat beberapa kali menerima laporan adanya kegiatan pengamen yang melakukan pemaksaan.

Setelah itu, ia memastikan para personelnya langsung turun untuk melakukan penertiban.

Para personel Satpol PP juga intens melakukan pengawasan di lokasi guna mencegah kasus pemerasan serupa.

“Kami juga kalau ada masyarakat lapor kami suka langsung tindaklanjuti, kalau ada pemerasan gitu, ada barang buktinya, ya kami serahkan ke kepolisian, karena sudah masuk ke ranah pidana,” ucap Rasdian. (DRY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Pemkab Bekasi Segera Bentuk Forum Penataan Ruang Wilayah Utara

MATAKOTA, Bekasi – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menginstruksikan agar segera dibentu…