Kejari Bandung usut dugaan korupsi proyek sekolah juara di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung
Home All News Kejari Bandung Bidik Dugaan Korupsi Proyek Jaringan Sekolah Disdik
All News - Hukum - 2021-08-23

Kejari Bandung Bidik Dugaan Korupsi Proyek Jaringan Sekolah Disdik

MATAKOTA, Bandung – Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung Iwa Suwia Pribawa mengatakan, saat ini pihaknya masih menangani kasus dugaan korupsi pada proyek pengadaan jaringan sekolah juara di Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung.

Iwa membantah Kejari telah menghentikan kasus dugaan korupsi puluhan miliar tersebut. “Masih dalam penanganan intel,” ucap dia, via aplikasi pesan instan WhatsApp, Senin (23/8/2021).

Sebelumnya, kasus dugaan korupsi Disdik Kota Bandung tersebut, telah dilaporkan oleh Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Solusi ke Kejari Bandung.

Pelapor menduga, proyek pengadaan yang dilakukan pada akhir tahun 2020 lewat proses tender cepat tersebut, sarat dengan persekongkolan yang berpotensi merugikan keuangan negara.

LSM Solusi mengungkapkan, telah melakukan investigasi tentang keberadaan para rekanan yang mengikuti tender proyek jaringan sekolah juara di Disdik Kota Bandung.

“Sebenarnya kasus ini tidak hanya berada di Kota Bandung tapi juga berada di beberapa wilayah lain di Provinsi Jawa Barat,”

“Para rekanan yang memenangkan lelang itu hanya segelintir dan mereka seakan berbagi lokasi untuk pengadaannya. Penawaran diatur dengan cara membuat selisih harga yang tidak jauh berbeda dengan pagu anggaran,” ucap BM Sihombing.

Dia mendesak agar Kejari Bandung bersikap profesional dan transparan dalam mengusut kasus dugaan korupsi tersebut.

Sementara itu, sumber matakota.com justru mempertanyakan fungsi pengawasan DPRD Kota Bandung terkait besaran anggaran proyek.

Kata sumber, sangat jarang ada anggaran proyek sebesar puluhan miliar pada anggaran perubahan (APBD-P).

“Sangat jarang di perubahan anggaran ada proyek sebesar itu. Di dewan (DPRD Kota Bandung) lagi rame ngomongin masalah ini,” ucapnya.

Sebagai informasi, anggaran proyek pengadaan jaringan sekolah juara Disdik Kota Bandung menelan biaya Rp 21.798.184.000,00.

Adapun rincian anggarannya sebagai berikut;

1. Pengadaan Peralatan jaringan dan belanja modal peralatan dan mesin – pengadaan Peralatan Jaringan Sekolah Juara

Kode RUP : 26579759

Sumber dana : APBD-P 2020

Nilai PAGU :Rp 7.386.500.000,00.-

Nilai HPS : Rp.7.386.500.000,00.-

Nilai Kontrak : Rp 6.970.000.136,00.-

Pemenang Lelang : PT. SINAR MEMOSSA PRATAMA, Alamat : Jl. Wuluku Raya No. 15 RT 07 RW 10 Kelurahan Babakan Sari Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung

2. Belanja modal peralatan dan mesin-pengadaan peralatan personal komputer.

Kode RUP : 26581913

Sumber Dana : APBD-P 2020

Nilai PAGU : Rp.12.593.000.000,00.-

Nilai HPS : Rp12.593.000.000,00.-

Nilai Kontrak : Rp12.341.140.000,00.-

Pemenang Lelang : PT. CAHAYA MULIA BERSINAR, alamat : Rukan Tomang Tol Raya Jl. Agave Raya Blok A.1 No. 71 Lantai 3 R 3A Kedoya Jakarta Selatan

3. Belanja modal peralatan dan mesin – pengadaan personal komputer sekolah juara laptop, personal komputer dan tablet dan pengadaan laptop sekolah digital, dan pengadaan laptop sekolah rintisan.

Kode RUP : 26413488

Sumber Dana : APBD-P 2020

Nilai PAGU : Rp17.767.350.000,00.-

Nilai HPS : Rp17.767.350.000,00.-

Nilai Kontrak : Rp17.216.420.000,00.-

Pemenang Lelang : PT. PILAR SAPTA MANDIRI, alamat : Perkantoran selmis building Blok II/8 Jl. Asem Baris Raya No. 52 Kebon Baru Tebet – Jakarta selatan.

4. Pengadaan perangkat IT penunjang KBM jarak jauh untuk SMP Negeri & Peningkatan Sarana Prasarana Pendidikan SD.

Kode RUP : 26726793

Sumber Dana : APBDP 2020

Nilai PAGU : Rp.22.095.013.000,00.-

Nilai HPS : Rp.22.095.013.000,00.-

Nilai Kontrak : Rp.21.710.306.200,00.-

Pemenang Lelang : PT. ASTRAGRAPHIA XPRINT INDONESIA, Alamat : Jl. Kramat Raya No. 43, Senen Jakarta Pusat DKI Jakarta. (DRY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

KPK Eksekusi Tomtom dan Kadar Slamet ke LP Sukamiskin

MATAKOTA, Jakarta – Perkara telah berkekuatan hukum tetap, Komisi Pemberantasan Koru…