Peringati HPSN 2022 CCEP Indonesia Lakukan Edukasi serta Kolaborasi Pengumpulan dan Pemilahan Sampah
Home All News HPSN 2022, CCEP Indonesia Lakukan Edukasi serta Kolaborasi Pengumpulan dan Pemilahan Sampah
All News - Regional - 2022-03-02

HPSN 2022, CCEP Indonesia Lakukan Edukasi serta Kolaborasi Pengumpulan dan Pemilahan Sampah

MATAKOTA, Sumedang — Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang di tetapkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) setiap tanggal 21 Februari selalu diperingati setiap tahun. Penetapan tersebut sebagai upaya untuk memperingati dan mencegah terjadinya kembali tragedi longsor seperti yang terjadi di TPA Leuwigajah di Kota Cimahi pada 21 Februari 2005.

Peringati HPSN 2022 CCEP Indonesia Lakukan Edukasi serta Kolaborasi Pengumpulan dan Pemilahan Sampah
Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2022 CCEP Indonesia bersama Penggerak Desa Bestari, program community development di Zone 1 Sumedang Plant Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Sebagai pelaku usaha, CCEP Indonesia yang memiliki prioritas dan pilar di lingkungan. Dan dengan berkolaborasi bersama komunitas dan masyarakat turut mendukung kegiatan kelola sampah. Dilakukan di lingkungan Zone 1 Sumedang Plant, CCEP Indonesia melakukan edukasi serta kolaborasi pengumpulan dan pemilahan sampah kepada para penggerak Desa Bestari dan warga sekitar kelola sampah anorganik berdasarkan jenisnya.

Program Desa Bestari ini sebagai pendampingan program berkelanjutan yang memiliki pilar edukasi, lingkungan, kesehatan dan kewirausahaan kepada warga di sekitar fasilitas produksi CCEP Indonesia berada.

Dengan konsep bersedekah sampah, edukasi dan aksi kelola sampah dari sumbernya ini direspon sangat baik oleh masyarakat. Berkolaborasi dengan Komunitas Gerakan Muda Pecinta Alam (GEMPA) dan Volunteer Lingkungan, kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian seluruh warga akan pentingnya mengurangi dan memilah sampah dan upaya pengelolaannya, diikuti oleh masyarakat 6 RW menghasilkan 86 kg dengan berbagai jenis sampah anorganik mulai dari kardus, besi, plastic, dan sejumlah 48,7 Kg PET.

“Momen HPSN ini bukan hanya sekedar seremoni bersama komunitas, namun sebagai program berkelanjutan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab masyarakat dalam aksi mitigasi perubahan iklim dari pengelolaan sampah dari sumbernya,” ujar Nurlida Fatmikasari, Regional Corporate Affairs Manager untuk wilayah Central Indonesia Region. *red

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Check Also

YKP bjb dan STIE Ekuitas Bandung akan Hormati Proses Hukum Gugatan Mantan Dosen

MATAKOTA | Bandung, – Yayasan Kesejahteraan Pegawai (YKP) bjb selaku yang membawahi Sekola…