Home All News Forum Sinergi OKP dan Dunia Usaha, Pemuda Bandung Didorong Jadi Wirausaha Muda
All News - Regional - 2026-04-09

Forum Sinergi OKP dan Dunia Usaha, Pemuda Bandung Didorong Jadi Wirausaha Muda

MATAKOTA || Bandung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) menggelar Forum Sinergi Ekonomi antara Organisasi Kepemudaan (OKP) dan dunia usaha di Hotel Sutan Raja Soreang, Kamis (09/04/2026). Kegiatan ini mendorong peran aktif pemuda.

Forum menghadirkan KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Jawa Barat, HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia), Marching Band, dan 94 OKP lain. Semua hadir untuk memperkuat kolaborasi pemuda dengan dunia usaha.

Kadis Dispora, Diky Anugrah, menekankan pemuda harus berani menciptakan peluang usaha sendiri. “Sinergi ini memastikan program pemerintah, OKP, dan dunia usaha sejalan, saling memperkuat, dan memberi manfaat nyata,” ujarnya.

Pemuda didorong terlibat di seluruh rantai ekonomi, dari produksi, pengolahan, hingga distribusi. Setiap inovasi dan usaha baru diharapkan bisa memberi manfaat langsung bagi masyarakat dan membuka peluang kerja.

Suasana Forum Sinergi OKP dan Dunia Usaha di Hotel Sutan Raja Soreang, Bandung. (Us)

Kegiatan ini juga menekankan kreativitas pemuda. Mengubah sampah menjadi produk bernilai, misalnya, bisa jadi sumber usaha sekaligus solusi lingkungan yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi nyata.

Narasumber dari KNPI, komunitas Pemuda Handal, dan Sidapa memberikan pembekalan praktis tentang kewirausahaan, pengembangan usaha, dan strategi membaca peluang pasar, agar pemuda siap langsung mengeksekusi ide mereka.

Program ini menargetkan pemuda usia 19–30 tahun. Generasi ini dianggap paling siap melahirkan inovasi ekonomi, membuka usaha baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bandung.

Forum menekankan pemanfaatan potensi lokal. Pemuda diajak mengenali kebutuhan pasar sekitar dan mengubah sumber daya sederhana menjadi usaha produktif yang bermanfaat sosial sekaligus ekonomi.

Kolaborasi dengan dunia usaha menjadi kunci keberhasilan. Kemitraan ini membuka akses mentor bisnis, jaringan industri, dan pengalaman nyata yang mempercepat pertumbuhan usaha muda dan inovatif.

Pemuda juga didorong menjajal sektor ekonomi kreatif. Ide inovatif yang dikelola dengan tepat bisa menjadi usaha nyata, membuka peluang baru, dan menjawab tantangan sosial-ekonomi di daerah.

Dengan pendekatan ini, Kabupaten Bandung berharap tercipta wirausaha muda adaptif, produktif, dan berorientasi pasar. Forum menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah, pemuda, dan dunia usaha bersinergi. (Uus)

 

Check Also

Perkuat Tata Kelola Zakat, BAZNAS dan Kemenag Jabar Teken Nota Kesepahaman

MATAKOTA || Bandung,  — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat bersama Kan…