Home Pemerintahan Farhan Terapkan Strategi Baru Pengelolaan Sampah, Akhir Pekan Fokus pada Pengolahan
Pemerintahan - 2026-05-15

Farhan Terapkan Strategi Baru Pengelolaan Sampah, Akhir Pekan Fokus pada Pengolahan

MATAKOTA || Bandung – Pemerintah Kota Bandung mulai menerapkan strategi baru dalam pengelolaan sampah sebagai upaya mengatasi penumpukan yang kerap terjadi, terutama menjelang akhir pekan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penanganan sampah sekaligus mengurangi beban pengangkutan ke tempat pemrosesan akhir.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menjelaskan bahwa pola kerja pengelolaan sampah kini dibagi menjadi dua fokus utama, yakni pengangkutan dan pengolahan. Pengangkutan sampah akan dimaksimalkan hingga hari Kamis, sedangkan Jumat hingga Minggu difokuskan untuk kegiatan pengolahan sampah secara intensif.

“Kita hanya bisa angkut sampai hari Kamis. Jumat, Sabtu, dan Minggu kita lakukan pengolahan total,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung.

Menurutnya, perubahan strategi tersebut dilakukan sebagai respons terhadap tantangan penumpukan sampah yang selama ini masih terjadi di sejumlah titik. Dengan memperkuat aspek pengolahan, volume sampah yang harus diangkut dan ditimbun diharapkan dapat berkurang secara signifikan.

Selain mengubah pola operasional, Pemkot Bandung juga terus meningkatkan kapasitas fasilitas pengolahan sampah. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pengembangan teknologi *Refuse Derived Fuel* (RDF), yaitu metode pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif yang memiliki nilai ekonomi.

Farhan mengungkapkan, upaya tersebut mendapat dukungan dari TNI yang berkomitmen membantu peningkatan kapasitas pengolahan sampah di Kota Bandung.

“TNI menjanjikan kapasitas pengolahan RDF sampai 1.000 ton,” katanya.

Tak hanya itu, pemerintah juga berencana menambah unit pengolahan sampah serta memasang perangkat pengendali polusi guna memastikan proses pengolahan berjalan lebih efektif dan ramah lingkungan. Saat ini, rencana tersebut masih dalam tahap perhitungan kebutuhan anggaran.

Farhan menegaskan, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya dengan mengandalkan pengangkutan. Dibutuhkan sistem pengelolaan yang terintegrasi, didukung inovasi teknologi, serta kolaborasi berbagai pihak agar penanganan sampah dapat berjalan berkelanjutan.

“Pengelolaan sampah membutuhkan sistem yang kuat. Karena itu kita terus mencari berbagai solusi dan inovasi terbaik,” ujarnya.

Melalui strategi baru ini, Pemkot Bandung berharap mampu mengurangi tekanan terhadap sistem persampahan kota, meningkatkan kapasitas pengolahan, serta mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat.

**(Redaksi)**

Check Also

Semen Kujang Bangkit Lagi, SIG Padukan Heritage Jawa Barat dan Teknologi Modern

MATAKOTA|| BANDUNG – Merek semen yang pernah menjadi bagian dari sejarah pembangunan Jawa …