DPRD dan Ormas Islam Desak Tempat Hiburan di Bandung Tutup saat Ramadan
MATAKOTA || Bandung, – Seluruh ormas Islam meminta agar tempat hiburan di Kota Bandung tutup saat Ramadan ini. Desakan ini muncul karena mereka melihat masih adanya pelaku usaha yang membandel dan tetap membuka bisnisnya saat bulan puasa.
Pimpinan DPRD Kota Bandung Edwin Senjaya mengatakan, dalam acara silaturahmi dan buka bersama di Gedung DPRD Kota Bandung, Kamis, 5 Maret 2026, pihaknya bersama perwakilan ormas Islam membahas mengenai masih adanya pelanggaran perda di bulan suci Ramadan, terutama tempat-tempat hiburan yang masih saja buka dan menjual minuman keras secara terang-terangan.
“Terutama seperti kawasan Gudang Selatan misalnya, yang terbukti melakukan pelanggaran Perda dan selalu tidak menghormati bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Menurut Edwin, tempat hiburan yang masih buka saat Ramadan telah melanggar Peraturan Daerah Nomor 14 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan, Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2019 tentang Ketertiban Umum, Kententraman dan Perlindungan Masyarakat, serta Surat Edaran Walikota Bandung Nomor 020-Disbudpar/2026 tentang Penutupan Usaha Pariwisata pada Hari Besar Keagamaan.
“Kami meminta kepada seluruh pihak untuk menutup tempat hiburan malam dan menaati peraturan yang berlaku agar tidak menganggu kekhusyukan warga Kota Bandung yang sedang menjalani ibadah di bulan suci Ramadan,” tegasnya.
Pada acara tersebut, para pimpinan ormas Islam di Kota Bandung meminta Pangdam III/Siliwangi untuk turun tangan menertibkan tempat-tempat hiburan yang membandel di kawasan Gudang Selatan. Dan termasuk menertibkan oknum-oknum yang selama ini seolah memback up pelanggaran dibulan Suci Ramadhan.
Langkah tersebut penting sebelum masyarakat bersama ormas Islam yang turun menertibkannya.
Hal tersebut dalam rangka menjaga nilai-nilai moralitas masyarakat, akhlak mulia, serta ketahanan keluarga dan generasi muda di Kota Bandung, melalui pendekatan komprehensif.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya atas dukungan dan komitmen bersama seluruh ormas Islam di Kota Bandung yang berkeinginan untuk bersama-sama dalam menjaga kondusifitas, nilai-nilai agama, kearifan budaya, dan norma sosial di masyarakat Kota Bandung,” pungkas Edwin.
Dalam acara silaturahmi dan buka bersama hadir Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Bandung Ahmad Haedar, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bandung, Musa Muhammad, perwakilan Persatuan Islam Kota Bandung Iwan Gunawan, Ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kota Bandung, Edi Sunandar, serta Ketua Forum Umat Islam Bandung Bersatu Ruslan Abdul Gani, beserta jajaran para pengurus dari masing-masing organisasi. ***
Bandung Gaspol Transformasi Digital: Ngulik dan Satu Data Siapkan Pemimpin Melek AI
MATAKOTA|| Kota Bandung — Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung terus mendorong tr…










