Becak Listrik Jadi Alat Kerja 260 Warga Kabupaten Bandung
MATAKOTA II Bandung — Sebanyak 260 warga Kabupaten Bandung menerima becak listrik bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu aktivitas dan mata pencaharian para penerima manfaat.
Penerima becak listrik tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Bandung. Pada tahap awal, penerima diprioritaskan dari kelompok lanjut usia dan selanjutnya diharapkan dapat diperluas secara bertahap.
Bantuan itu diserahkan Bupati Bandung Dadang Supriatna di Gedung Moh. Toha, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung, Sabtu (12/9/2026). Penyerahan turut dihadiri Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional Naning S. Deyang dan jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung.
Bagi penerima, becak listrik tersebut bukan sekadar kendaraan. Pemerintah Kabupaten Bandung menyebut bantuan itu diperuntukkan untuk membantu aktivitas sekaligus menopang mata pencaharian warga yang menerimanya.
Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta becak listrik yang telah diterima tidak diperjualbelikan. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan aset yang diberikan khusus kepada penerima manfaat.
“Tolong jangan sampai dijual. Ini aset yang diberikan khusus dari Presiden kepada penerima manfaat,” katanya.
Agar penggunaannya tidak berjalan sendiri-sendiri, Pemkab Bandung juga akan menata operasional becak listrik, termasuk pengaturan lokasi pangkalan. Fasilitas pengisian daya atau charger di sejumlah lokasi juga akan dikaji.
“Ke depan kami akan membuat regulasi terkait bagaimana tukang becak bisa beroperasi secara maksimal dan tertib, termasuk pengaturan pangkalan dan lokasi charger,” ujar Dadang.
Selain becak listrik, para penerima manfaat mendapat perlindungan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Bandung.
Dadang berharap penggunaan becak listrik dapat mengurangi beban fisik pengemudi dibandingkan becak konvensional. Ia juga sempat mencoba becak tersebut sebagai penumpang maupun pengemudi.
“Barusan saya mencoba menjadi penumpang, nyaman. Saya juga mencoba menjadi tukang becaknya, insyaallah lebih ringan,” ujarnya.
Dengan bantuan tersebut, Pemkab Bandung selanjutnya akan melakukan penataan dan koordinasi agar becak listrik dapat digunakan sesuai peruntukannya. Pemerintah daerah juga berharap keberadaannya dapat membantu menjaga keberlanjutan mata pencaharian para penerima manfaat.*Uus MataKota.
Irigasi Jebol, 10 Rumah Terdampak Longsor di Kutawaringin
MATAKOTA II Bandung — Saluran irigasi jebol sekitar pukul 04.00 WIB, Kamis (10/9/2026), di…







