Agus Menduga Adanya Dugaan Mark Up Pengadaan Display Interaktif di Diskominfotik KBB
MATAKOTA || Bandung — Dugaan adanya indikasi Mark Up dalam pengadaan barang Interactive Display di Diskominfotik Kabupaten Bandung Barat senilai Rp11,5 miliyar memicu reaksi aktivis anti korupsi Jawa Barat, Agus Satria.
Agus Satria mempertanyakan sikap Kepala Diskominfotik yang seolah-olah diam, terkait dugaan adanya indikasi Mark Up dalam pengadaan barang Interactive display senilai Rp11,5 Miliyar.
“Patut dipertanyakan, kuat dugaan dalam pengadaan barang tersebut terindikasi adanya persekongkolan jahat demi meraup keuntungan pribadi, kelompok maupun golongannya,” ungkap Agus dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (12/10/2024).
Menurut Agus, pengadaan barang Interactive display yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) KBB tahun 2024. Mengingat, Diskominfotik KBB adalah garda terdepan dan corong Pemerintah dalam pengelolaan data dan informasi di lingkungan Pemerintah Daerah KBB.
“Kami aktivis Jawa Barat, menegaskan kepada kepala dinas terkait jangan pernah berulah dengan anggaran 11,5 Milyar untuk pengadaan barang interactive Display, kami akan terus mengawal proses pengadaan tersebut, bahkan kami pun siap berlapor ke pihak APH,” tegas Agus. **
Edwin Senjaya Geram Abu Janda Sebut Jawa Barat Barbar
MATAKOTA || Bandung, – Pembina Forum Umat Islam Bandung Bersatu Edwin Senjaya mengaku gera…










