Home All News Gebyar Lelang BRI 2026 Resmi Dibuka, Lebih dari 5.000 Aset Ditawarkan di 74 Lokasi
All News - Ekonomi - 2026-10-07

Gebyar Lelang BRI 2026 Resmi Dibuka, Lebih dari 5.000 Aset Ditawarkan di 74 Lokasi

MATAKOTA || Bandung, – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Regional Office (RO) 09 Bandung secara resmi menggelar pembukaan Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026 di Menara Bank BRI Bandung, Selasa (06/10/2026).

Program akselerasi nasional yang berlangsung mulai 1 Oktober hingga 30 November 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya BRI memperkuat efektivitas pemulihan aset (recovery) sekaligus menjaga kualitas portofolio keuangan yang sehat.

Dalam pelaksanaannya, BRI menekankan pentingnya penguatan kerja sama dan sinergi dengan berbagai instansi terkait, khususnya Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Sinergi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan proses lelang aset berjalan efektif, transparan, tertib, serta sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Acara pembukaan Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026 di Bandung dihadiri sejumlah pejabat dari instansi mitra strategis. Di antaranya Kepala Kantor Wilayah DJKN Jawa Barat Dudung Rudi Hendratna dan Kepala Sub Bagian Keuangan dan Barang Milik Negara Kanwil BPN Provinsi Jawa Barat Teti Sulastri, S.E., M.A.P.

Selain itu, hadir pula jajaran Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), Pejabat Lelang DJKN, serta jajaran manajemen dan pimpinan Kantor Cabang (Branch Office Head) BRI se-Jawa Barat.

Regional CEO BRI Region 9 Bandung, Dewi Hestiningrum, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi yang selama ini terjalin antara BRI dengan DJKN dan BPN di wilayah Jawa Barat.

Menurut Dewi, kolaborasi lintas instansi tersebut memiliki peran penting dalam membangun ekosistem keuangan yang sehat, transparan, dan terpercaya.

“Kerja sama dan sinergi yang solid antara BRI, DJKN, dan BPN adalah kunci utama dalam membangun ekosistem keuangan yang sehat, transparan, dan terpercaya. Efektivitas lelang sebagai instrumen pemulihan aset tidak lepas dari dukungan penuh KPKNL dan BPN yang senantiasa mengawal setiap tahapan lelang agar berjalan tertib, kredibel, serta sesuai ketentuan regulasi,” tegas Dewi Hestiningrum.

Dewi mengungkapkan, sinergi BRI RO Bandung bersama KPKNL dan BPN di Jawa Barat sepanjang periode 1 Januari hingga 30 September 2026 telah menunjukkan hasil positif.

Dalam periode tersebut, tercatat sebanyak 1.522 frekuensi pelaksanaan lelang dengan nilai mencapai hampir Rp200 miliar.

Capaian tersebut menjadi modal penting bagi BRI RO Bandung untuk terus mengoptimalkan pelaksanaan lelang melalui Gebyar Lelang Serentak Nusantara 2026.

Melalui program tersebut, BRI RO Bandung menargetkan sebanyak 500 frekuensi lelang selama periode pelaksanaan Gebyar Lelang Serentak Nusantara 2026.

“Kami percaya bahwa target ini dapat kita upayakan dan capai bersama-sama. Harapan kami, sinergi dan kolaborasi antara BRI, DJKN, dan BPN akan terus tumbuh semakin solid, produktif, serta memberikan manfaat luas bagi institusi, masyarakat, dan perekonomian di Jawa Barat,” ujar Dewi.

 

Tawarkan Lebih dari 5.000 Aset Lelang

Tidak hanya berorientasi pada pemulihan aset, Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026 juga dihadirkan untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta membuka peluang bagi calon investor.

Secara nasional, program tersebut menawarkan lebih dari 5.000 aset lelang pilihan yang tersebar di 74 lokasi di seluruh Indonesia.

Beragam aset yang ditawarkan meliputi rumah, tanah, ruko, hingga gudang. Dengan pilihan aset yang beragam dan tersebar di berbagai wilayah, masyarakat maupun calon investor dapat memanfaatkan program ini sebagai salah satu alternatif untuk memperoleh aset melalui mekanisme lelang resmi.

Informasi mengenai katalog aset lelang dalam program Gebyar Lelang Serentak Nusantara BRI 2026 dapat diakses melalui portal resmi infolelang.bri.co.id serta tautan bbri.id/brigebyarlelang.

Program yang berlangsung hingga 30 November 2026 ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara BRI, DJKN, dan BPN sekaligus mendorong optimalisasi proses lelang sebagai instrumen pemulihan aset dan mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah, khususnya Jawa Barat. (**)

 

Check Also

Panen Perdana Alpukat Setelah 5 Tahun, Petani Binaan BAZNAS Jabar Mulai Rasakan Hasil Perjuangan

  MATAKOTA||CIANJUR — Lima tahun bukan waktu yang singkat bagi petani alpukat di Blok…