Tajudin Menilai Gerakan Buruh Bandung Mulai Bergeser ke Isu Lingkungan Lewat Eco Walker
MATAKOTA II Bandung — Gerakan buruh di Kabupaten Bandung tidak lagi hanya identik dengan aksi demo dan tuntutan ketenagakerjaan. Arah gerakan itu mulai melebar ke isu lain, termasuk lingkungan.
Ketua DPD KSPN Kabupaten Bandung, Tajudin, melihat perubahan itu mulai terlihat dalam sejumlah aktivitas serikat pekerja di lapangan.
Menurutnya, buruh juga tidak bisa dilepaskan dari persoalan lingkungan karena berada dalam aktivitas produksi yang ikut berkontribusi terhadap timbulan sampah.
“Lingkungan bersih bukan cuma urusan pemerintah, tapi tanggung jawab bersama, termasuk buruh,” ujar Tajudin, di sela kegiatan Eco Walker May Day 2026 di Gedung Moh. Toha, Rabu (13/5/2026).
Perubahan itu terlihat dalam kegiatan Eco Walker May Day 2026 Bandung Bedas Bersih Sampah Menuju Indonesia Asri, di mana buruh turun langsung ke jalan memungut sampah di ruang publik.
Tidak ada orasi panjang. Tidak ada panggung besar. Yang ada hanya aksi di lapangan.
Di sisi lain, serikat pekerja juga menyoroti Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) No. 7 Tahun 2026 tentang alih daya, yang dinilai masih menyisakan ruang multitafsir dalam implementasi dan berpotensi berdampak pada perlindungan pekerja.
Serikat pekerja menilai regulasi tersebut masih menjadi pekerjaan rumah dalam upaya memperkuat kepastian dan kesejahteraan buruh ke depan.* Reporter : Uus MataKota.
Aksi Tanam Pohon May Day di Cibodas Diwarnai Beredarnya Video Keluhan Warga
MATAKOTA II Bandung – Puncak peringatan May Day di Desa Cibodas, Kecamatan Pasirjambu, Kab…






