Home All News VITAL! Setop Alih Fungsi Lahan Hutan di Kawasan Puncak
All News - Nasional - 3 weeks ago

VITAL! Setop Alih Fungsi Lahan Hutan di Kawasan Puncak

MATAKOTA, Bogor – Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum ikut menanam 5.000 bibit pohon di kawasan Telaga Saat Puncak, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Senin (8/11/2021).

Penghijauan merupakan rangkaian acara peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) Nasional Tahun 2021, yang digelar Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI.

Uu mengatakan, tantangan terberat dari pengembangan ekosistem di Kawasan Puncak adalah alih fungsi lahan hutan menjadi kawasan ekonomi. Padahal, peremajaan hutan di Kawasan Puncak vital bagi daerah di hilir terutama DKI Jakarta yang merupakan ibu kota negara.

“Terlalu banyak alih fungsi lahan akan terjadi bencana yang tidak kita inginkan,” ujar Uu.

Wagub menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap melaksanakan segara arahan dari Pemerintah Pusat terkait penertiban dan pengetatan aturan pengalihfungsian lahan.

“Ketegasan Pemerintah Pusat akan kami kuatkan di daerah,” sebutnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, Jabar getol menanam pohon sebagai komitmennya menyelamatkan bumi dan mengurangi risiko bencana di daerah hilir.

Pada masa kepemimpinan Gubernur Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Uu Ruzhanul setidaknya dengan ini sudah ada sekitar 40 juta pohon yang ditanam.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Kementerian yang sudah melaksanakan kegiatan penghijauan, penambahan hutan, karena ini salah satu bentuk kanyaah (kasih sayang) Pemerintah Pusat untuk Jawa Barat,” ujar Uu.

“Alhamdulillah di tahun yang keempat ini sudah 40 juta pohon yang ditanam di Jawa Barat,” imbuhnya.

Selain menanam 5.000 bibit pohon, Hantaru 2021 di Jabar juga diisin pembangunan 40 titik sumur resapan air hujan di seluruh Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. (DRY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

DPRD Kota Bandung Minta BPBD Diatur Perda

MATAKOTA, Bandung — Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan Bah…