puan 01
Home All News VIRAL! Susi dan Fadli Zon ‘Sentil’ Puan Maharani Tanam Padi di Tengah Hujan
All News - Nasional - 3 weeks ago

VIRAL! Susi dan Fadli Zon ‘Sentil’ Puan Maharani Tanam Padi di Tengah Hujan

MATAKOTA, Bandung – Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti mengomentari berita terkait Ketua DPR RI Puan Maharani yang menanam padi di saat hujan.

Lewat akun Twitter miliknya, Susi seolah ‘menyentil’ tindakan Puan adalah hal yang tidak biasa dilakukan petani pada umumnya.

“Biasanya petani menanam padi tidak hujan hujanan,” ujar Susi Pudjiastuti, Kamis (11/11/2021).

Tak ayal, cuitan Susi ramai ditanggapi oleh warganet. Anggota DPR RI Fadli Zon, terpantau ikut membagikan dan mengomentari cuitan Susi Pudjiastuti.

“Belum belajar Pencitraan 4.0 ?,” cuit Fadli Zon.

“Kan ini petani-petanian. makanya hujan-hujanan,” tulis pemilik akun cakrawara71.

“Saya juga seorang petani, ketika ada pekerjaan di sawah/ladang terus datang hujan,langsung cabut karena takut ada petir,” timpal akun @WawanSe36317384.

“Betul Bu @susipudjiastuti di tempat kami, para buruh tandur pasti berhenti, cepat2 pulang ke rumah kalo hujan. Bukan karena takut hujan bikin meriang, pilek, dll. Tapi lebih takut ada petir. Ngeri,” ujar akun @sigitharjo86.

“Padinya minta di shooting bu @susipudjiastuti biar terkenal untuk maju 2024,” cuit akun Zulheri66131972.

Diketahui, Ketua DPR RI Puan Maharani ikut menanam padi bersama petani pada kunjungan kerja ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Puan mendatangi area Persawahan Sendangmulyo, Sleman, DIY, Kamis (11/11/2021).

Pada kesempatan tersebut, Puan mendorong petani untuk melek teknologi agar hasil pertanian lebih produktif sehingga kesejahteraannya meningkat.

Puan pun mendukung munculnya banyak petani milenial, sebab Indonesia dinilai tidak bisa berdaulat pangan tanpa adanya petani.

“Sebab tangan mereka yang memberi makan kita semua. Kita perlu secara bergotongroyong menghasilkan solusi-solusi lebih menyeluruh atas berbagai masalah klasik pertanian. Seperti soal harga pupuk yang tinggi, harga jual dan harga beli, antisipasi gagal panen, dan sebagainya,” ujarnya melalui keterangan resmi, Kamis (11/11/2021).

Mantan Menko PMK itu juga berbicara mengenai ekonomi pertanian digital yang sudah saatnya dilirik dan dikembangkan karena dapat membantu para petani.

Untuk itu, Puan memuji adanya aplikasi berbasis website sebagai marketplace (Pasar Daring) kecil produk pertanian yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman. Aplikasi tersebut merupakan wadah bagi petani dan calon pembeli bisa bertemu secara daring.

“Website itu contoh baik penggunaan teknologi untuk membantu para petani. Perlu diperbesar lagi jangkauannya dan dilengkapi fitur-fiturnya. Petani memang perlu melek teknologi,” ucapnya.

Sekadar informasi, Puan ikut turun ke sawah untuk menanam padi bersama sejumlah petani perempuan di tengah lahan pertanian seluas 6 hektar dirinya mengenakan caping dan sepatu khas petani, Puan terkadang berbicara menggunakan bahasa jawa. (DRY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

DPRD Kota Bandung Minta BPBD Diatur Perda

MATAKOTA, Bandung — Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan Bah…