Home Pendidikan USB YPKP Bandung Satukan Kampus, Industri dan Pemerintah dalam USB Fair 2026
Pendidikan - 2026-06-10

USB YPKP Bandung Satukan Kampus, Industri dan Pemerintah dalam USB Fair 2026

MATAKOTA || BANDUNG – Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan siap bersaing di tingkat global melalui penyelenggaraan USB Fair 2026. Mengusung tema “Turning Ambition Into Action”, kegiatan ini menjadi wadah strategis yang mempertemukan mahasiswa, alumni, dunia usaha, dunia industri, instansi pemerintah, hingga mitra internasional dalam satu ekosistem kolaborasi yang produktif.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) USB YPKP Bandung, Selasa (9/6/2026), merupakan hasil kolaborasi Biro Kemahasiswaan dan Alumni, Biro Kerjasama, Biro Marketing, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), serta Biro Humas, Protokoler dan Media.

Ratusan mahasiswa dan alumni dari berbagai fakultas tampak memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari. Kehadiran puluhan perusahaan, lembaga pemerintah, dan mitra strategis menjadikan USB Fair 2026 tidak hanya sebagai ajang pameran pendidikan dan karier, tetapi juga sebagai ruang bertemunya gagasan, peluang, serta inovasi untuk menjawab tantangan dunia kerja masa depan.

Rektor USB YPKP Bandung, Dr. H. Didin Saepudin, S.E., M.Si., menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika industri global.

“Di era transformasi digital dan persaingan global saat ini, perguruan tinggi tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik. Yang lebih penting adalah membentuk generasi yang adaptif terhadap perubahan, inovatif, memiliki karakter kuat, serta mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang,” ujar Didin.

Menurutnya, USB Fair bukan sekadar kegiatan job fair, melainkan bagian dari strategi jangka panjang kampus dalam membangun konektivitas antara dunia akademik dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Hal senada disampaikan Presiden Mahasiswa USB YPKP Bandung, Diki Haryanto. Ia menilai USB Fair menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan langsung mengenai kebutuhan industri sekaligus membangun jejaring profesional sejak dini.

“Saat ini nilai akademik saja tidak cukup. Mahasiswa perlu memiliki kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi, dan pemahaman terhadap kebutuhan industri. USB Fair menjadi ruang belajar yang sangat berharga untuk mempersiapkan diri menghadapi persaingan global,” katanya.

Salah satu agenda penting dalam USB Fair 2026 adalah penandatanganan Implementation Agreement (IA) sebagai bentuk komitmen konkret kampus dalam memperkuat kemitraan strategis dengan berbagai lembaga.

Penandatanganan dilakukan oleh Wakil Rektor III USB YPKP Bandung, Dr. Nurhaeni Sikki, S.A.P., M.A.P., bersama sejumlah mitra strategis, di antaranya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, serta Indonesia Research Institute Japan (IRIJ).

Kerja sama dengan Disnakertrans Jawa Barat diarahkan pada sinkronisasi informasi lowongan kerja, program pelatihan kesiapan kerja, serta pengembangan pemagangan bersertifikat. Sementara kolaborasi dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Jawa Barat difokuskan pada penguatan kewirausahaan mahasiswa dan pengembangan UMKM berbasis digital.

Yang paling menarik, USB YPKP Bandung juga memperluas jejaring internasional melalui kerja sama dengan Indonesia Research Institute Japan (IRIJ). Kolaborasi ini membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa dan alumni untuk mengikuti program magang profesional hingga mendapatkan akses kerja di Jepang.

Dr. Nurhaeni Sikki menjelaskan bahwa Implementation Agreement tersebut menjadi landasan hukum yang kuat agar berbagai program kolaborasi dapat berjalan secara berkelanjutan dan terukur.

“Kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen. Kami ingin memastikan bahwa setiap kolaborasi menghasilkan program nyata yang berdampak langsung bagi mahasiswa, alumni, dan masyarakat,” ujarnya.

Selain penandatanganan kerja sama, USB Fair 2026 juga menghadirkan talkshow inspiratif yang menghadirkan para praktisi dari sektor pemerintahan, dunia usaha, dan lembaga internasional. Para narasumber membahas strategi membangun personal branding, kesiapan memasuki dunia kerja, pengembangan kewirausahaan, hingga peluang karier internasional.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan digelarnya berbagai kompetisi tingkat nasional dan internasional, mulai dari National Debate Competition, Internet of Things (IoT), International Business Model Canvas, International English Speech, International Scientific Writing Competition, hingga berbagai kompetisi olahraga dan e-sport.

Tak hanya itu, puluhan tenant UMKM lokal turut meramaikan area kegiatan dengan menghadirkan beragam produk kuliner dan ekonomi kreatif. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya kampus dalam mendukung pertumbuhan kewirausahaan dan ekonomi kerakyatan.

Di sisi lain, area bursa kerja menjadi salah satu titik yang paling ramai dikunjungi peserta. Berbagai perusahaan membuka kesempatan rekrutmen langsung, pengumpulan CV, hingga wawancara di tempat, memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dan alumni dalam memasuki dunia profesional.

Melalui USB Fair 2026, Universitas Sangga Buana YPKP Bandung kembali membuktikan perannya sebagai kampus yang tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga aktif membangun jembatan antara dunia kampus dengan kebutuhan industri. Dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor dan membuka akses menuju pasar kerja global, USB YPKP Bandung terus bergerak mencetak generasi unggul yang siap menjadi motor penggerak pembangunan bangsa di era persaingan internasional.

Check Also

Didukung Pemkot, Konprov PWI Jabar 2026 Siap Perkuat Profesionalisme Pers

MATAKOTA || BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyatakan dukungan penuh terhadap …