Tasyakur Bin Ni’mah HUT ke-385 Kabupaten Bandung di Ciwidey, H. Asep Syamsudin Uraikan Makna Syukur
MATAKOTA II Bandung — Suasana Tasyakur Bin Ni’mah dalam rangka Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung di Masjid Besar Ciwidey, Rabu (22/4/2026), berlangsung khidmat dengan diisi tausiyah keagamaan yang menekankan pentingnya pemahaman hakikat syukur.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam, para kepala desa se-Kecamatan Ciwidey, Sekretaris Camat Ciwidey, MUI Kecamatan Ciwidey, Kepala KUA, Danramil Ciwidey, serta masyarakat setempat yang mengikuti rangkaian acara sejak awal hingga akhir.
Dalam tausiyahnya, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Asep Syamsudin, S.Ag., mengingatkan bahwa syukur tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus dipahami secara utuh dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menyampaikan, merujuk pada pandangan ulama Muhammad Rasyid Ridha, syukur memiliki tiga unsur yang saling berkaitan, yakni mengakui bahwa seluruh nikmat berasal dari Allah, memahami fungsi nikmat tersebut, serta menggunakan nikmat itu untuk kebaikan.
“Kalau salah satu tidak ada, maka syukur itu tidak sempurna,” ujarnya di hadapan jamaah.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ketiga unsur tersebut tidak bisa dipisahkan dalam praktik kehidupan sehari-hari. Mengakui nikmat tanpa memahami maknanya belum cukup, begitu pula memahami tanpa mengamalkannya untuk kebaikan tidak akan melahirkan syukur yang utuh. Karena itu, syukur harus menyatu antara keyakinan, pemahaman, dan perbuatan.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam Al-Qur’an terdapat penegasan bahwa orang yang bersyukur akan ditambah nikmatnya, sementara pengingkaran terhadap nikmat membawa konsekuensi tersendiri.
Kegiatan Tasyakur Bin Ni’mah tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan dan ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan Kabupaten Bandung serta kesejahteraan masyarakat di tingkat kecamatan.*
Pemerintah Kecamatan Ciwidey Gelar Tasyakur Bin Ni’mah HUT ke-385 Kabupaten Bandung
MATAKOTA II Bandung — Pemerintah Kecamatan Ciwidey menggelar kegiatan Tasyakur Bin Ni’mah …







