Home All News Perkuat Perlindungan Pekerja, Bupati Bandung Tekankan Kewajiban BPJS Ketenagakerjaan
All News - Pemerintahan - 2026-04-10

Perkuat Perlindungan Pekerja, Bupati Bandung Tekankan Kewajiban BPJS Ketenagakerjaan

MATAKOTA || Bandung — Suasana pertemuan Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit, Dewan Pengupahan, serta serikat pekerja dan serikat buruh Kabupaten Bandung Tahun 2026 di Rumah Dinas Bupati Bandung, Soreang, Jumat (10/04/2026), berlangsung hangat.

Dalam forum itu, Bupati Bandung, Dadang Supriatna menekankan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja di tengah tekanan ekonomi global yang masih terasa.

Ia menyebut komunikasi yang baik menjadi kunci agar tidak terjadi gesekan di lapangan.

“Perbedaan pendapat itu hal yang biasa. Yang penting ada saling pengertian antara pemberi kerja dan buruh,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kondisi ekonomi global yang berdampak pada perekonomian nasional, termasuk pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang berada di kisaran Rp17.000.

Menurutnya, situasi tersebut ikut memberi tekanan terhadap fiskal daerah, meski pemerintah tetap berupaya menjaga stabilitas melalui berbagai kebijakan.

“Dampaknya tentu terasa, termasuk terhadap dana transfer ke daerah yang berkurang. Tapi kita harus tetap optimistis dan berkolaborasi,” katanya.

Pada kesempatan itu, ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk segera menandatangani Peraturan Bupati (Perbup) yang mewajibkan perusahaan memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja.

Ia menilai, jaminan sosial merupakan hak dasar yang tidak boleh diabaikan.

“Seluruh perusahaan di Kabupaten Bandung harus patuh. Pemerintah saja bisa menanggung BPJS untuk petani, guru ngaji, RT, dan PKK, masa perusahaan tidak punya empati kepada buruhnya sendiri,” tegasnya.

Ia juga meminta perangkat daerah melakukan pengawasan lebih ketat terhadap perusahaan yang belum memenuhi kewajiban tersebut, dan menindak sesuai aturan jika ditemukan pelanggaran.

Pertemuan tersebut ditutup dengan harapan agar hubungan industrial di Kabupaten Bandung tetap kondusif, adil, dan mampu menjawab tantangan ekonomi ke depan. (Uus)

Check Also

Aksi Mahasiswa di UPI Bandung, Aktivis Anak Bangsa Desak Investigasi Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Rektor

MATAKOTA || Bandung, – Aktivis Anak Bangsa menggelar aksi unjuk rasa di lingkungan Univers…