Home All News Pemilihan BPD Desa Tenjolaya Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung 2026–2034 Digelar dengan Sistem Wilayah
All News - Berita - Pemerintahan - Public - Regional - 2026-06-21

Pemilihan BPD Desa Tenjolaya Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung 2026–2034 Digelar dengan Sistem Wilayah

MATAKOTA II Bandung — Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, periode 2026–2034 digelar pada Minggu (21/6/2026) dengan sistem keterwakilan wilayah dan perempuan. Proses ini dilaksanakan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku di tingkat desa.

Sejak pagi, warga mulai berdatangan ke lokasi pemungutan suara untuk menggunakan hak pilihnya. Jalannya kegiatan berlangsung tertib dengan pengawasan panitia yang memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur.

Di lokasi, warga tampak datang silih berganti. Sebagian menunggu giliran di sekitar area pemungutan suara sambil mengikuti jalannya proses.

Warga mengikuti proses pemungutan suara pemilihan BPD Desa Tenjolaya yang berlangsung tertib di lokasi kegiatan.

Menjelang siang, kegiatan sempat memasuki waktu istirahat. Pada momen tersebut, suasana sedikit lebih lengang dan dimanfaatkan panitia untuk memberikan keterangan kepada wartawan di lokasi.

Ketua Panitia Pemilihan BPD Desa Tenjolaya, Ustadz Ai Deni Gunawan, menyebut terdapat 17 calon yang mengikuti pemilihan ini, yang terbagi dalam tiga unsur keterwakilan.

Ketua Panitia Pemilihan BPD Desa Tenjolaya, Ustadz Ai Deni Gunawan, saat memberikan keterangan kepada di sela kegiatan.

“Total ada 17 calon, tujuh dari wilayah 1, enam wilayah 2, dan empat keterwakilan perempuan. Yang dipilih nanti sembilan orang,” ujarnya.

Ia mengatakan seluruh proses berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan panitia. Terkait isu dugaan politik uang yang sempat beredar di masyarakat, pihak panitia menyebut hingga saat ini belum ada laporan yang masuk dan proses tetap berjalan sesuai mekanisme yang ada.

“Belum ada laporan. Kalau isu di luar, kita dengar juga, tapi secara resmi tidak ada,” katanya.

Terkait kehadiran unsur Muspika Kecamatan Pasirjambu yang belum terlihat hingga siang hari di lokasi, panitia menyebut undangan telah disampaikan sesuai prosedur. Kehadiran unsur Muspika disebut bersifat situasional dan diharapkan dapat hadir pada tahapan penghitungan suara.

Panitia menambahkan, penghitungan suara dijadwalkan berlangsung pada sore hari setelah seluruh tahapan pemungutan suara selesai.

“Mudah-mudahan nanti sore bisa hadir saat penghitungan suara,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, Ismawanto Somantri, S.H., yang turut memantau jalannya kegiatan, menjelaskan bahwa sistem keterwakilan wilayah diterapkan untuk memastikan representasi yang lebih merata di tingkat desa.

Kepala Desa Tenjolaya, Ismawanto Somantri, S.H., memantau langsung jalannya pemilihan BPD di lokasi kegiatan.

Desa Tenjolaya yang memiliki tujuh kedusunan dibagi menjadi dua wilayah, yakni wilayah 1 dan wilayah 2.

Menurutnya, pembagian ini dilakukan agar keterwakilan BPD tidak hanya berfokus pada satu dusun, melainkan mampu membawa aspirasi beberapa dusun dalam satu wilayah.

“Kalau per dusun biasanya fokus ke wilayahnya sendiri. Kalau sistem wilayah, harus memikirkan beberapa dusun dalam satu wilayah,” ujarnya.

Ia menambahkan, sistem tersebut merupakan bagian dari mekanisme pemerataan keterwakilan dalam proses demokrasi di tingkat desa.

Lebih lanjut, Ismawanto berharap BPD yang terpilih nantinya dapat menjalankan fungsi secara aktif di tengah masyarakat, bukan hanya bersifat formal setelah dilantik.

“Jangan sampai setelah terbentuk lalu pasif. Harus aktif,” katanya.

Terkait harapan, ia menegaskan bahwa BPD yang terpilih harus memiliki kualitas, kredibilitas, serta mampu menjadi mitra pemerintah desa dalam menyalurkan aspirasi masyarakat.

Kepala Desa Tenjolaya, Ismawanto Somantri, S.H., usai memberikan keterangan kepada wartawan terkait pelaksanaan pemilihan BPD di Desa Tenjolaya.

“BPD harus benar-benar kredibel, berkualitas, dan mampu mengayomi serta menyerap aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap BPD yang terbentuk tidak hanya bersifat formalitas setelah dilantik, tetapi benar-benar aktif menjalankan tugas di lapangan.

“Harapannya jangan sampai setelah terbentuk lalu pasif. Harus aktif,” katanya.

Ismawanto menegaskan bahwa dirinya hanya menjalankan proses pemerintahan desa sesuai aturan yang berlaku.

“Saya hanya menjalankan peran sebagai nahkoda pemerintahan desa, prosesnya harus berjalan sesuai aturan,” tutupnya.

Di lokasi yang sama, warga terlihat mengikuti proses pemungutan suara dengan tertib. Salah satunya Puri Mukti Rahayu, warga RW 01, yang datang untuk menggunakan hak pilihnya.

Ia hanya berharap hasil pemilihan dapat membawa dampak positif bagi perkembangan desa ke depan.

“Siapa pun yang terpilih, semoga bisa membawa desa lebih maju saja,” ujarnya singkat.

Penghitungan suara dijadwalkan berlangsung pada sore hari setelah seluruh tahapan pemungutan suara selesai dilaksanakan.* Uus MataKota.

Panitia Pemilihan BPD Desa Tenjolaya saat melaksanakan tugas di lokasi kegiatan untuk memastikan seluruh tahapan pemungutan suara berjalan tertib dan sesuai prosedur.

Check Also

Persib Bandung Legend dan Karta Pasirjambu FC Sajikan Sembilan Gol, Laga Berakhir 6-3

MATAKOTA II BANDUNG — Pertandingan persahabatan antara Persib Bandung Legend dan Karta Pas…