Home Pemerintahan Padat Karya di Gedebage Libatkan 200 Warga, Dorong Ekonomi dan Perkuat Gotong Royong
Pemerintahan - 2026-05-14

Padat Karya di Gedebage Libatkan 200 Warga, Dorong Ekonomi dan Perkuat Gotong Royong

MATAKOTA || Bandung – Program Padat Karya yang dilaksanakan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung di Kecamatan Gedebage tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan serta semangat gotong royong.

Kegiatan yang digelar pada Mei 2026 ini melibatkan 200 peserta yang tersebar di empat wilayah kelurahan, yakni Rancabolang, Rancanumpang, Cimincrang, dan Cisaranten Kidul. Setiap lokasi diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari masyarakat setempat.

Kepala Disnaker Kota Bandung, Yayan Ahmad Brilyana, menjelaskan para peserta merupakan warga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), khususnya kelompok desil 1 hingga 5.

Menurutnya, Program Padat Karya dirancang untuk memberikan manfaat ganda, yaitu membuka kesempatan memperoleh tambahan penghasilan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan tertata.

“Program ini bertujuan menciptakan kebersihan dan keindahan lingkungan sekaligus membantu mendongkrak perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan berbagai perlengkapan kerja seperti sepatu, cangkul, sekop, dan alat pendukung lainnya. Mereka juga memperoleh makan siang, makanan ringan, serta honor sebesar Rp175 ribu per hari selama 10 hari pelaksanaan.

Yayan mengungkapkan, pada tahun 2026 Pemkot Bandung menargetkan sebanyak 8.500 warga dapat mengikuti Program Padat Karya yang dilaksanakan di berbagai wilayah kota. Program tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui reses anggota DPRD maupun usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus membantu memperkuat perekonomian keluarga.

Meski bersifat sementara, Yayan menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan setelah program selesai dilaksanakan.

Sementara itu, Camat Gedebage, Latif, menilai Program Padat Karya memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat. Selain membantu meningkatkan pendapatan warga, program ini juga mempererat kebersamaan dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Bukan hanya mendapatkan bantuan upah, tetapi juga menumbuhkan rasa gotong royong dan kemandirian untuk senantiasa menjaga lingkungan,” kata Latif.

Ia menyebut antusiasme masyarakat dalam mengikuti program tersebut cukup tinggi. Para peserta terlibat aktif dalam berbagai kegiatan pembersihan, penataan, dan pemeliharaan lingkungan di sejumlah wilayah RW.

Menurut Latif, pelaksanaan tahun ini menjadi lebih istimewa karena untuk pertama kalinya empat kelurahan digabung dalam satu kegiatan tingkat kecamatan. Kolaborasi tersebut dinilai mampu memperkuat sinergi antarwarga dalam menciptakan lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman.

Melalui Program Padat Karya, Pemerintah Kota Bandung berharap pemberdayaan masyarakat dapat berjalan seiring dengan upaya meningkatkan kualitas lingkungan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh warga.

 

Check Also

Semen Kujang Bangkit Lagi, SIG Padukan Heritage Jawa Barat dan Teknologi Modern

MATAKOTA|| BANDUNG – Merek semen yang pernah menjadi bagian dari sejarah pembangunan Jawa …