May Day 2026 Kabupaten Bandung Kadisnaker H. Dadang Komara Sampaikan Pandangan Kolaborasi Buruh dan Pemerintah Lewat Aksi Tanam Pohon
MATAKOTA II Bandung — May Day 2026 di Kabupaten Bandung tidak berhenti sebagai peringatan Hari Buruh Internasional. Di Pasirjambu, Minggu 10 Mei 2026, momentum itu berubah menjadi aksi bersama ketika buruh, pemerintah, pengusaha, dan masyarakat turun langsung menanam pohon di kawasan BP3KSDMT, Desa Cibodas.
Di tengah kegiatan itu, isu ketenagakerjaan dan lingkungan terlihat berjalan berdampingan, bukan lagi berdiri sendiri.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung H. Dadang Komara S.T. M.T. menyebut, May Day tahun ini memberi ruang yang lebih luas untuk membaca persoalan buruh dari sudut yang berbeda, termasuk soal lingkungan dan keberlanjutan wilayah.
Ia mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian May Day 2026 Kabupaten Bandung yang juga dihadiri Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Bupati Bandung, serta Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat.
Kehadiran berbagai unsur itu, menurutnya, memperlihatkan bahwa isu tenaga kerja kini tidak bisa dilepaskan dari persoalan lingkungan dan tata kelola daerah.
Dadang menegaskan, kolaborasi antara buruh, pengusaha, dan pemerintah perlu diperkuat, terutama dalam menjaga kawasan konservasi serta lahan-lahan kritis yang kondisinya semakin membutuhkan perhatian.
“Yang ingin kami dorong itu kerja nyata bersama, bukan sekadar kegiatan satu hari,” ujarnya.
Ia juga menyinggung pembahasan nasional terkait rencana pembentukan Satuan Tugas atau Satgas Investigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), yang sebelumnya menjadi salah satu hasil pertemuan buruh dengan Presiden Republik Indonesia di Monumen Nasional Jakarta pada 1 Mei 2026.

Menurutnya, rencana tersebut merupakan langkah pemerintah dalam merespons dinamika ketenagakerjaan, khususnya dalam penanganan kasus Pemutusan Hubungan Kerja agar lebih terpantau dan tidak merugikan pekerja.
Saat ini, pemerintah daerah masih menunggu regulasi resmi dari pemerintah pusat untuk menjadi dasar pelaksanaan di daerah.
Setelah aturan tersebut diterbitkan, pemerintah daerah akan menindaklanjuti sesuai kewenangan yang berlaku.
Di sisi lain, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung mulai menyiapkan langkah perluasan lapangan kerja di tengah tantangan tingginya angka pencari kerja.
Tingkat pengangguran di Kabupaten Bandung tercatat berada di kisaran 6,8 persen, dengan tekanan utama datang dari lulusan Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan yang belum sepenuhnya terserap industri.
Sementara itu, sebagian perusahaan masih lebih banyak mencari tenaga kerja yang sudah berpengalaman.
“Karena itu penguatan program pemagangan menjadi salah satu yang terus kami dorong di perusahaan,” kata Dadang Komara.
Ia berharap pemagangan bisa menjadi jembatan yang lebih nyata antara dunia pendidikan dan dunia kerja, sekaligus membuka akses kerja yang lebih luas bagi masyarakat muda di Kabupaten Bandung.
Kegiatan May Day 2026 Kabupaten Bandung ini pada akhirnya tidak lagi sekadar peringatan seremonial, tetapi berubah menjadi ruang pertemuan gagasan antara buruh, pemerintah, dan dunia usaha dalam melihat ulang arah ketenagakerjaan dan lingkungan secara bersamaan.*(Uus)
Mohammad Iqbal Pimpin Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Bandung 2026-2031
MATAKOTA II Bandung – Mohammad Iqbal resmi dilantik sebagai Ketua Kamar Dagang dan I…






