Home Berita BAZNAS Jabar Gandeng Ponpes Attamur Buka Peluang Kerja Lewat Program Hapus Tato Gratis
Berita - 2026-09-10

BAZNAS Jabar Gandeng Ponpes Attamur Buka Peluang Kerja Lewat Program Hapus Tato Gratis

MATAKOTA|| KABUPATEN BANDUNG – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Barat menggandeng Pondok Pesantren Anak Jalanan Attamur menghadirkan layanan hapus tato gratis bagi masyarakat yang menghadapi kendala dalam memperoleh pekerjaan.

Program yang digelar di lingkungan Pondok Pesantren Anak Jalanan Attamur, Kabupaten Bandung, Rabu (9/9/2026), menjadi bagian dari upaya BAZNAS Jabar memanfaatkan dana zakat untuk mendorong masyarakat kembali produktif dan memiliki kesempatan memperoleh penghidupan yang lebih layak.

Layanan tersebut mendapat respons positif dari puluhan masyarakat usia produktif. Para peserta mengikuti proses penghapusan tato secara bertahap dengan penanganan tenaga profesional.

Bagi sebagian peserta, keberadaan tato bukan sekadar persoalan penampilan. Tato juga dapat menjadi salah satu hambatan ketika mereka memasuki dunia kerja. Sejumlah perusahaan maupun instansi menerapkan persyaratan tertentu terkait penampilan calon pekerja, sehingga keberadaan tato berpotensi mempersempit kesempatan kerja.

Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi, M.H., mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Jabar terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan untuk kembali produktif.

“Program ini merupakan upaya membantu masyarakat Jawa Barat yang terkendala masuk dunia kerja karena memiliki tato. Kami ingin dana umat yang dikelola BAZNAS dapat menghadirkan solusi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Zaki.

Menurut Zaki, para peserta pada dasarnya memiliki potensi dan kemampuan untuk bekerja. Namun, mereka menghadapi hambatan tertentu akibat kebijakan atau persyaratan penampilan yang diberlakukan sejumlah tempat kerja.

Karena itu, BAZNAS Jabar menyalurkan dana zakat yang dihimpun dari masyarakat dalam bentuk layanan yang diharapkan dapat membantu membuka kembali peluang ekonomi bagi penerima manfaat.

“Dana yang digunakan dalam program ini berasal dari zakat masyarakat Jawa Barat. Amanah tersebut kami salurkan dalam bentuk layanan yang diharapkan dapat membantu penerima manfaat memperbaiki kualitas hidup sekaligus meningkatkan kesempatan mereka untuk mendapatkan pekerjaan,” katanya.

Program hapus tato gratis tersebut telah memasuki tahap ketiga setelah sebelumnya digelar pada Juli dan Agustus 2026. Pelaksanaan September menjadi bagian akhir dari rangkaian program yang berlangsung selama beberapa bulan.

Zaki menjelaskan, proses penghapusan tato tidak dapat dilakukan dalam satu kali tindakan. Ketebalan tato, ukuran, serta jenis tinta menjadi sejumlah faktor yang menentukan jumlah tindakan yang diperlukan.

“Penghapusan tato tidak bisa selesai hanya dengan satu kali tindakan. Kondisinya berbeda-beda, tergantung jenis dan karakteristik tato. Bahkan ada peserta yang saat ini sudah menjalani penanganan untuk ketiga atau keempat kalinya,” jelas Zaki.

Karena itu, peserta diminta mengikuti tahapan penanganan sesuai prosedur dan arahan tenaga profesional agar proses penghapusan tato dapat berjalan dengan tepat dan aman.

Selain layanan hapus tato, BAZNAS Jabar bersama Pondok Pesantren Anak Jalanan Attamur juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di sekitar lokasi.

Layanan tersebut menambah manfaat kegiatan sosial yang digelar secara kolaboratif. Masyarakat tidak hanya mendapatkan dukungan untuk menghadapi hambatan dalam memperoleh pekerjaan, tetapi juga memperoleh kesempatan memeriksakan kondisi kesehatan secara gratis.

Melalui program tersebut, BAZNAS Jabar menegaskan komitmennya mengoptimalkan dana zakat bukan hanya untuk bantuan yang bersifat karitatif, tetapi juga melalui program pemberdayaan yang mendorong penerima manfaat agar kembali produktif dan mandiri.

BAZNAS Jabar juga mengajak masyarakat yang membutuhkan layanan serupa untuk memperoleh informasi melalui kanal resmi BAZNAS Jawa Barat.

“Masyarakat Jawa Barat yang ingin menghapus tato karena menghadapi kendala dalam mencari pekerjaan dapat mengakses informasi melalui media sosial dan website resmi BAZNAS Jawa Barat,” pungkas Zaki.

Check Also

Narkoba Mengintai Generasi Muda Jabar, BNNP: Jangan Tunggu Masuk Keluarga

  MATAKOTA||BANDUNG, — Ancaman peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Jawa Barat m…