Toni Wijaya: KNPI Harus Jadi Rumah Besar dan Motor Perubahan Pemuda
MATAKOTA || BANDUNG – Pimpinan DPRD Kota Bandung, H. Toni Wijaya, S.E., S.H., menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan Pelantikan, Seminar Kepemudaan, dan Orientasi Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (PK KNPI) Batununggal Periode 2026–2029. Acara tersebut digelar di Auditorium Gedung DPRD Kota Bandung, Selasa (2/6/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah anggota DPRD Kota Bandung, di antaranya H. Agus Andi Setyawan, S.Pd.I., M. Bagja Jaya Wibawa, S.H., Muhamad Syahlevi Erwin Apandi, Andri Gunawan, S.Ak., S.M., serta Dr. dr. Agung Firmansyah, Sp.PD., KHOM., MMRS., FINASIM. Hadir pula Ketua DPD KNPI Kota Bandung Bena Aji Satria dan Camat Batununggal Dra. Hj. Wahyu Rinjaningsih, M.M.
Dalam sambutannya, Toni Wijaya menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus KNPI Batununggal yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa amanah organisasi bukan sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab untuk menggerakkan potensi pemuda dan menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Pelantikan ini bukan hanya seremonial organisasi, tetapi momentum pengabdian untuk memperkuat peran pemuda dalam pembangunan dan pelayanan masyarakat,” ujarnya.
Toni juga mengapresiasi proses yang telah dilalui hingga terlaksananya pelantikan dan orientasi kepengurusan. Ia menekankan bahwa dinamika dalam organisasi merupakan hal wajar, namun semangat persatuan, kebersamaan, dan komitmen untuk kemajuan organisasi harus tetap dijaga.
Sebagai pimpinan DPRD Kota Bandung, ia menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan kapasitas generasi muda sebagai aset strategis pembangunan daerah.
Menurutnya, Kecamatan Batununggal memiliki peran penting dalam dinamika pembangunan Kota Bandung. Selain sebagai wilayah dengan aktivitas ekonomi yang tinggi dan kawasan permukiman padat, Batununggal juga memiliki potensi besar dari sisi kreativitas generasi muda.
“Pemuda Batununggal tidak boleh hanya menjadi penonton perubahan. Mereka harus hadir sebagai motor penggerak, inovator, dan bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat,” tegasnya.
Ia menyoroti sejumlah isu kewilayahan seperti pengelolaan sampah, ketertiban lingkungan, penguatan ekonomi masyarakat, hingga pengembangan UMKM kreatif yang membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda. Dalam konteks tersebut, KNPI dinilai memiliki posisi strategis sebagai wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan.
Dalam kesempatan itu, Toni juga menyampaikan tiga pesan utama kepada pengurus KNPI Batununggal yang baru dilantik.
Pertama, memperkuat kolaborasi dan sinergi lintas elemen masyarakat. KNPI, menurutnya, harus menjadi rumah besar bagi pemuda yang mampu menyatukan berbagai organisasi kepemudaan, komunitas, serta pemangku kepentingan di wilayah Batununggal.
“Semakin kuat kolaborasi, semakin besar manfaat yang dirasakan masyarakat. KNPI harus menjadi jembatan yang menyatukan seluruh potensi pemuda,” ujarnya.
Kedua, menghadirkan program kerja yang mandiri, realistis, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya peran organisasi kepemudaan dalam menciptakan ruang pemberdayaan dan solusi konkret bagi warga.
Ketiga, menjadi mitra kritis sekaligus mitra solutif bagi pemerintah dan DPRD. Toni menegaskan bahwa DPRD Kota Bandung selalu terbuka terhadap aspirasi dan gagasan generasi muda, selama disampaikan secara konstruktif dan disertai solusi.
“Pemuda harus menjadi bagian dari penyelesaian masalah. Kritik yang baik adalah kritik yang menghadirkan solusi bagi kemajuan daerah,” pungkasnya.
Gerakan Ayah Mengambil Rapor, Perkuat Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak
MATAKOTA || Bandung – Suasana berbeda terlihat di SDN Bojongsari Bojongsoang,Kabupaten Ban…







