150 Rumah Terendam Banjir Margahayu Kembali Terulang di Bandung
MATAKOTA II Bandung – Banjir kembali merendam Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Jumat (10/4/2026), setelah tembok penahan tanah atau TPT Sungai Cikahiyangan jebol akibat hujan deras disertai angin kencang.
Sekitar 150 rumah di Desa Margahayu Tengah terdampak genangan dengan ketinggian bervariasi. Kondisi ini mengganggu aktivitas warga, bahkan sebagian mulai membersihkan rumah sebelum air sepenuhnya surut.
Sehari berselang, Bupati Bandung Dadang Supriatna turun langsung ke lokasi. Ia menegaskan banjir ini bukan hanya karena faktor cuaca, tetapi juga masalah lama yang belum tertangani secara tuntas.
Ia menyebut tiga penyebab utama, yakni saluran air yang dangkal, sampah yang menyumbat, serta bangunan yang menutup aliran air di sejumlah titik.
Menurutnya, bangunan di sempadan sungai menjadi faktor paling dominan karena menghambat aliran air hingga meluap ke permukiman saat hujan deras.
Pemerintah daerah melalui BPBD dan DPUTR akan melakukan pendataan serta penanganan menyeluruh agar banjir tidak terus berulang.
Selain itu, penanganan juga akan dilakukan melalui kerja sama berbagai pihak atau pentahelix, melibatkan pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, akademisi, dan media.
Camat Margahayu Nur Hazanah menambahkan, penanganan sementara terus dilakukan mulai dari pembersihan saluran hingga rencana perbaikan TPT yang jebol.
Warga juga diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menjaga fungsi saluran air guna mencegah banjir kembali terjadi.
Bupati Bandung Bertakziyah ke Rumah Duka Korban Insiden di Sungai Cibanjaran, Banjaran
MATAKOTA II Bandung — Bupati Bandung Dadang Supriatna bertakziyah ke rumah duka korban men…







