Dedi Mulyadi Ingatkan Uang Nikah Jangan Habis, Lebih Baik Buat Rumah
MATAKOTA II Bandung – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) mengingatkan generasi muda agar tidak menghabiskan biaya besar hanya untuk pesta pernikahan.
Pesan itu ia sampaikan karena masih banyak anak muda yang lebih fokus pada perayaan, sementara kebutuhan jangka panjang seperti tempat tinggal sering terabaikan.
“Kalau mau menikah, jangan sampai habis untuk pesta. Lebih baik digunakan untuk bayar rumah, meskipun dicicil,” ujar KDM di Kabupaten Bandung, Senin (13/4/2026).
Menurutnya, pengeluaran yang hanya memberi kesenangan sesaat bisa menjadi beban di kemudian hari. Karena itu, ia mendorong masyarakat mulai memikirkan kepemilikan rumah sejak awal.
Di saat yang sama, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sedang menyiapkan aplikasi “Imah Aing” untuk mempercepat perbaikan rumah tidak layak huni, agar bantuan bisa lebih cepat dirasakan warga.
KDM juga menyinggung kondisi pekerja yang belum memiliki tempat tinggal tetap. Ia berharap ke depan kawasan industri ikut menyediakan hunian atau apartemen bagi karyawan.
“Orang yang bekerja harus punya tempat tinggal yang layak,” tegasnya.
Di tingkat daerah, upaya serupa juga terus didorong. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan pemerintah daerah berupaya membantu masyarakat agar bisa memiliki rumah yang layak.
Meski begitu, ia mengakui masih ada hambatan, terutama dalam akses pembiayaan. Tidak sedikit warga yang kesulitan mengajukan pinjaman ke bank karena terbentur aturan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait memastikan pemerintah terus menyalurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Pemerintah juga menyediakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dengan bunga ringan. Untuk jumlah tertentu, pinjaman tersebut bahkan bisa diakses tanpa jaminan.
“Supaya masyarakat tidak lagi bergantung pada rentenir,” ujarnya.
Dari sisi legislatif, dukungan juga mengalir. Wakil Ketua DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia) Cucun Ahmad Syamsurijal menyebutkan, sekitar 1.200 rumah tidak layak huni di Kabupaten Bandung akan diperbaiki tahun ini.
Perbaikan itu diharapkan bisa membantu warga mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pinjaman berbunga tinggi.***
Bupati Bandung Bertakziyah ke Rumah Duka Korban Insiden di Sungai Cibanjaran, Banjaran
MATAKOTA II Bandung — Bupati Bandung Dadang Supriatna bertakziyah ke rumah duka korban men…








