Home All News Viral! Perangkat Desa Hardik Guru Gegara Posting Jalan Rusak
All News - Regional - 2021-03-12

Viral! Perangkat Desa Hardik Guru Gegara Posting Jalan Rusak

MATAKOTA, Sukabumi – Beredar di media sosial perangkat desa di Cijalingan Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi, sedang meluapkan kemarahan pada seorang guru. Disebutkan, kemarahan aparat desa tersebut dipantik oleh postingan jalan rusak yang ditanami pohon pisang.

Pemilik akun twitter Lady_Zeebo menyebutkan, postingan jalan desa yang rusak tersebut merupakan bentuk protes warga yang tak seharusnya direspons dengan kemarahan perangkat desa setempat.

Lewat mention, dia pun meminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberi perhatian pada kasus tersebut.

“Seorang Guru (sdh gaji kecil) jadi sasaran kemarahan Perangkat Desa gara2 memposting jalan desa yg rusak parah dan ditanami pohon pisang sbg bentuk protes warga. Emang yg ngajar & mendidik anaknya di sekolah siapa? Mhon pak @ridwankamil Desa Cijalingan,” ujarnya.

Warganet pun rame-rame mengecam ulah perangkat desa yang dinilai tidak pantas.

‘Logikanya, kalau nggak ada apa apa, nggak bakalan ngamuk gede gedean macam itu.
Kudunya malah berterima kasih, diunjukin yg blm diperbaiki. Klo marah marah, ada yg disembunyikan?,” ungkap pemilik akun @utitante

“Bukannya malu, malah marah… Pak guru hanya menyampaikan fakta karena dia salah satu rakyat yang menggunakan, yang kerjanya tidak betul (merencana, mengerjakan, mengevaluasi dan melaporkan) bukannya perangkat desa? Pecat aja!,” cuit akun @IndoProPeople.

“Anggaran desa selama ini dipakai apa aja kok sampai ga bisa betulin jalan yg rusak?,” ucap pemilik akun @_3angel

‘Karena setelah postingan, bakal muncul pertanyaan: Dana desa digunakan untuk apa aja? Pertanyaan itu itu yg dikhawatirkan kades dan perangkat desanya,” tukas akun @BrdKelima

Sementara itu, Kepala Desa Cijalingan Didin Jamaludin membenarkan bahwa orang di video tersebut adalah aparatur desanya.

Didin menyebut video itu direkam pada Rabu 10 Maret 2021 di SMPN 1 Cicantayan. Adapun tujuan kedatangan aparat desa, kata Didin, hanya ingin meminta klarifikasi kepada Eko Purtjahjanto soal postingan jalan rusak itu.

Mengenai jalan rusak, Didin mengatakan, jalan itu menjadi kewenangan pemerintah Desa sejak 2018 lalu karena awalnya jalan itu berstatus kabupaten.

Adapun jalan yang rusak itu merupakan penghubung Kampung Cisande dengan Kampung Cijalingan.

Didin menyatakan tak diam saja dengan keadaan jalan tersebut. Sebagai kades, dia juga ingin masyarakat menikmati infrastruktur yang layak. Namun pandemi membuat rencana perbaikan jalan terhambat. (DRY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

326 Mahasiswa USB Gelombang 1 di Wisuda, Didin: Tunjukan Kemampuan Diri dan Amalkan Ilmu Selama Kuliah di USB

MATAKOTA || Bandung, — Rektor Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung, DR Didin …