IMG 20220222 WA0018
Home All News Tuai Kritik, DPRD Kota Bandung Akhirnya Batalkan Pembelian Ponsel Mewah
All News - Parlemen - 2022-02-22

Tuai Kritik, DPRD Kota Bandung Akhirnya Batalkan Pembelian Ponsel Mewah

MATAKOTA, Bandung – Setelah melakukan rapat internal, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, akhirnya membatalkan rencana pengadaan ponsel mewah dengan anggaran Rp 1,085 miliar.

“Setelah mendengar masukan dari berbagai pihak, kami melakukan rapat internal dengan pimpinan, perwakilan komisi dan fraksi. Akhirnya kita sepakat untuk pengadaan smartphone dibatalkan,” kata Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan, dalam keterangan pers di gedung DPRD Kota Bandung, Selasa (22/2/2022).

Tedy mengatakan, dengan dilakukannya pembatalan pengadaan telephone pintar tersebut maka tak ada lelang ulang. Sehingga anggota DPRD Kota Bandung tak mendapatkan telephone pintar baru.

“Ini adalah bagian dari mendengar aspirasi dan kritik masyarakat,” ujarnya.

Meski demikian, Tedy mengatakan ramainya pergunjingan mengenai pengadaan ponsel pintar àtau smartphone di DPRD Kota Bandung terjadi setelah dilakukannya pengumuman lelang di lembaga kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah ( LKPP).

“Biasanya ramai saat diproses, tetapi ini setelah mencuat di lembaga kebijakan pengadaan barang dan jasa pemerintah,” ujarnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengatakan, pihaknya sudah membahas mengenai pengadaan smartphone tersebut bersama Sekretariat DPRD Kota Bandung sejak tahun 2021, tetapi tak pernah menyebutkan merk yang akan digunakan.

“Tak ada merk di pembahasan dan dalam dokumen,” ujarnya.

Perlu diketahui pengadaan
smartphone di DPRD Kota Bandung yang ramai jadi perbincangan publik. Selain anggaran yang mencapai Rp 1,085 miliar dan juga tak sesuai disaat kondisi pandemi saat ini, yang berdampak pada kondisi ekonomi masyarakat.

Rencana pengadaan smartphone
anggota DPRD Kota Bandung yang akan menggunakan merek terkenal itu dikritik masyarakat, yang menurutnya perasaan rakyat akan terluka jika rencana itu direalisasikan.

“Tak ada pengadaan telephone pintar atau smartphone, ini dibatalkan,” tandas Tedy.

Selanjutnya terkait batalnya pengadaan
smartphone di DPRD ini maka akan segera ditindak lanjuti setelah dari pengumuman yang disampaikan oleh pimpinan DPRD hari ini.

“Setelah ini akan kami proses dari batalnya pengadaan smartphone
anggota DPRD kota Bandung tersebut,” pungkasnya. (EDI)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Check Also

Sempat Terpuruk, Toko Oleh-Oleh Haji dan Umrah Kembali Menggeliat

MATAKOTA, Bandung – Pemberangkatan jemaah haji Indonesia yang sempat ditutup sampai …