Suasana sudut Kannasya K Cafe & Coffee Shop (IG)
Home All News Sensasi Baru Belanja Sambil Ngopi Cantik di Kannasya & K Cafe Coffee Shop
All News - Nasional - 2 weeks ago

Sensasi Baru Belanja Sambil Ngopi Cantik di Kannasya & K Cafe Coffee Shop

MATAKOTA, Bandung – Bandung memang identik dengan ‘surganya’ fashion dan kuliner. Tidak hanya di pusat Kota Bandung, di daerah Bandung Timur pun kini banyak bermunculan Cafe & Coffee Shop yang menawarkan keunikannya tersendiri. Salah satunya adalah Kannasya K Cafe & Coffee Shop yang berlokasi di Jalan AH Nasution No: 958 Kota Bandung.

Kannasya K Cafe & Coffee Shop hadir dengan konsep baru. Di sini, kita bisa berbelanja sambil betah berlama-lama menyeruput secangkir kopi asli daerah setempat. Untuk urusan rasa, gak perlu ditanya lagi. Baik kopi tubruk ala tradisional hingga kopi yang dikemas kekinian seperti Caramel Frappuccino, sensasi kenikmatannya bisa membuat lidah ketagihan. Harganya pun sangat terjangkau.

Kannasya K Cafe & Coffee Shop juga akan memanjakan para pecinta kuliner dengan berbagai makanan tradisional Indonesia yang rasanya tidak kalah dengan versi hotel berbintang lima.

Ada dua makanan yang menjadi andalan di tempat minum kopi modern ini, nasi goreng dan sop buntut. Bagi yang penasaran, silahkan mencoba. Anda tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk menikmati semua kenyamanan dan cita rasa di Kannasya K Cafe & Coffee Shop.

“Di sini bisa dibilang harga kaki lima kualitas hotel bintang lima,” ujar Ugi Julian, di sela-sela Grand Opening Kannasya K Cafe & Coffee Shop, Sabtu 9 September 2021.

Owner Kannasya K Cafe & Coffee Shop itu mengatakan, dipilihnya Kota Bandung sebagai lokasi pertama kedai kopi miliknya karena dia warga asli kelahiran Bandung dan beraktivitas sehari-hari di Kota Bandung.

Owner Kannasya K Cafe & Coffee Shop Ugi Julian dan Lisda Damayanti
Owner Kannasya K Cafe & Coffee Shop Ugi Julian dan Lisda Damayanti (Foto: matakota)

“Market (butik) istri saya juga di Bandung, tapi doakan juga mudah-mudahan store kita bertambah, membuka cabang di kota lain,” ucap Ugi, didampingi sang istri, Lisda Damayanti.

Menurut Ugi, salah satu andalan dari kedai kopi miliknya adalah kopi tubruk yang asli berasal dari perkebunan kopi di Jawa Barat. “Kopinya asli dari kita, bukan dari luar Jawa Barat. Pokoknya perlu dicoba” ujarnya.

Sedangkan menu makanan andalan, kata Ugi, adalah sop buntut dan nasi goreng K Cafe yang memiliki cita rasa mengunggah selera. “Nasi gorengnya ini berbeda dari yang lain, harganya murah tapi rasanya seperti (nasi goreng) hotel bintang lima,” ucap dia.

Ugi berharap, Kannasya K Cafe & Coffee Shop dapat diterima dan menjadi tujuan destinasi belanja dan kuliner, khususnya bagi masyarakat Kota Bandung.

Senada dengan itu, Lisda Damayanti mengatakan, konsep yang ditawarkan pihaknya adalah memanjakan pengunjung untuk betah berlama-lama berbelanja di toko pakaian (butik) miliknya.

“Konsep store nya itu industrial ajah, makanya kita bikin Cafe & Coffee Shop itu supaya orang masuk ke store berasa di mal. Jadi bukan hanya belanja, tapi bisa duduk nyaman berlama-lama di sini,” ucap Lisda.

Dia mengatakan, seluruh barang di butik Kannasya merupakan produk sendiri. “Semuanya kita produksi sendiri, ada hijab, dompet, baju, hijab printing, dan lainnya,” katanya.

Saat ini, kata Lisda, dirinya juga segera merambah ke produksi tas dan sepatu serta kebutuhan fashion wanita lainnya.

“Soal harga jangan khawatir, di sini kan pangsa pasarnya anak muda juga, ibu-ibu juga. Jadi untuk anak muda bisa tetap beli tanpa harus meminta (uang) dari orang tuanya,” ucapnya.

“Terkadang kan orang kalau lihat di luar aduh itu butik tempatnya bagus (pasti barang yang dijual mahal), tapi di sini tidak, saya jual gak ada yang harganya di atas Rp 400 ribu,” imbuh Lisda.

Dia berharap, kehadiran Kannasya K Cafe & Coffee Shop, dapat membuka lapangan pekerjaan bagi mereka yang kesulitan mencari pekerjaan di masa pandemi saat ini.

“Sedikitnya dengan kita membikin usaha ini, bisa menciptakan lapangan pekerjaan buat mereka. Setidaknya bisa memberi makan orang-orang yang sedang kesulitan,” tutup Lisda. (DRY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

DPRD Jabar Dorong Kenaikan Harga Satuan Pembangunan Rutilahu

MATAKOTA, Bandung – Komisi IV DPRD Jawa Barat (Jabar) berkeinginan meningkatkan harg…