Home All News Ridwan Kamil Yakini Eril Meninggal Tenggelam di Sungai Aare, MUI Jabar Serukan Salat Gaib
All News - Nasional - 2022-06-05

Ridwan Kamil Yakini Eril Meninggal Tenggelam di Sungai Aare, MUI Jabar Serukan Salat Gaib

MATAKOTA, Bandung – Lebih dari sepekan hilang di Sungai Aare Swiss, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil beserta keluarga, dikabarkan telah meyakini putra sulungnya Emmeril Khan Mumtadz telah meninggal dunia.

Terkait hal itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat menyerukan umat Muslim melaksanakan Salat Gaib untuk mendoakan almarhum Emmeril Khan Mumtadz.

Seruan tersebut disampaikan melalui Surat Edaran MUI Jabar yang dikeluarkan di Bandung pada Kamis 2 Juni 2022. Surat edaran tersebut ditandatangani oleh Ketua MUI Jawa Barat Rahmat Syafei.

“MUI Jabar turut merasakan kesedihan yang mendalam seraya mendoakan semoga Bapak Gubernur beserta keluarga tetap diberi kekuatan dan ketabahan dalam menerima musibah ini,” kata Rahmat Syafei dalam surat edaran tersebut.

Menurutnya, rencana seruan Salat Gaib itu pun telah disaksikan langsung oleh Ridwan Kamil dalam pertemuan bersama dirinya secara virtual. Surat edaran itu pun sudah disetujui oleh pihak keluarga.

Dalam hal ini, menurutnya, keluarga Ridwan Kamil sudah mengikhlaskan sepenuhnya dan meyakini Emmeril Kahn Mumtadz atau yang akrab disapa Eril sudah meninggal karena tenggelam.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Swiss menyampaikan bahwa pihak otoritas setempat sudah mengubah status pencarian Eril, dari yang tadinya berstatus mencari orang yang hilang, menjadi status mencari orang yang tenggelam.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Swiss menyampaikan bahwa pihak otoritas setempat sudah mengubah status pencarian Eril, dari yang tadinya berstatus mencari orang yang hilang, menjadi status mencari orang yang tenggelam.

“Hal ini mengisyaratkan bahwa orang yang dicari dimungkinkan sudah meninggal dunia,” kata Rahmat.

Adapun pihaknya menyerukan masyarakat khususnya umat Muslim agar melaksanakan Salat Gaib besok Jumat, 3 Juni. Dikatakan, Salat Gaib dilakukan sebelum atau setelah ibadah Salat Jumat.

“Kepada seluruh pimpinan (MUI) kabupaten dan kota dimohon untuk meneruskan seruan ini kepada jajaran MUI di bawahnya dan kepada seluruh umat Muslim yang ada di wilayahnya,” ujar dia. ****

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Check Also

Tedy: Nikmat Kemerdekaan Iringi Kebangkitan Pembangunan Bangsa

MATAKOTA, Bandung – Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan, mengikuti Upacara Peringa…