Kongres X AMS
Home All News Ridwan Kamil Sarankan Eksistensi AMS Fokus Pada Kedaulatan Pangan dan Digital
All News - Regional - 2021-06-13

Ridwan Kamil Sarankan Eksistensi AMS Fokus Pada Kedaulatan Pangan dan Digital

MATAKOTA, Bandung – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyarankan agar eksistensi Angkatan Muda Siliwangi (AMS) periode 2021-2026, fokus pada kedaulatan pangan dan digital.

Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri penutupan Kongres AMS X di Hotel Savoy Homann Bandung, Sabtu (12/6/2021).

Kata dia, hanya ada dua ekonomi yang tumbuh dan mampu bertahan menghadapi disrupsi COVID-19. “Yang pertama adalah pangan dan yang kedua adalah digital,” ucap sosok yang akrab disapa Kang Emil tersebut.

Menurutnya, jika AMS ingin mengkalibrasi arah eksistensinya, disarankan fokus pada kedaulatan pangan dan beradaptasi dengan digital selaku kebutuhan.

“Saya titip kepada tim dewan pakar, jangan ada anggota AMS yang tidak paham digital,” ujar dia.

“Salah satu tugas utama kita adalah memahami bahwa dunia sekarang ini telah bergeser ke era digital,” tambah Kang Emil.

Selain itu, disisa jabatannya selaku gubernur, Ridwan Kamil akan menjadikan kedaulatan pangan sebagai salah satu program utamanya. Dia pun mewanti-wanti ancaman krisis pangan melanjutkan krisis kesehatan yang terjadi saat ini.

“Jangan sampai nanti ada negara-negara menghentikan jualannya ke Indonesia dan rakyat Indonesia, rakyat Jawa Barat, kelaparan. Kalau itu terjadi, kita (AMS) harus menjadi yang terdepan sebagai tokoh perubahan, agen perubahan urusan kedaulatan pangan,,” cetus Kang Emil.

Kongres AMS X
Ridwan Kamil dan Ketua Umum AMS terpilih periode 2021-2026 Noery Ispandji Firman (Foto: Andry)

Dijelaskan, bulan depan dirinya akan membuat sekolah ekspor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Jawa Barat di Jalan Buahbatu Kota Bandung. “Sehingga mereka yang juara UKM tidak jago kandang, kita lawan impor-impor dari China dan impor dari negara lain dengan produk Jawa Barat,” tegasnya.

Ridwan Kamil mengatakan, pihaknya juga sedang mendirikan 5300 pusat digital desa. Nantinya, di setiap desa terdapat komputer yang membantu mendaftarkan produk desa, menjual produk desa ke seluruh Indonesia.

“Kalau bisa, operator-operator dari kebangkitan ekonomi desa di Balai Desa itu adalah kader-kader AMS,” ucap dia.

“Saya tidak mau lagi mendengar usia petani makin tua, anak muda hijrah ke kota, karena menganggap desa tidak ada harapan. Justru oleh COVID-19 kita diajarkan, tinggallah di desa karena jauh dari penyakit, kuasai ilmu supaya kita mendapatkan rezeki kota, kuasai digital supaya bisnis kita bisa mendunia,” imbuh Kang Emil.

Kongres X AMS secara resmi memilih Ridwan Kamil sebagai Ketua Dewan Pembina menggantikan Ahmad Heryawan. Sedangkan Noery Ispandji Firman, kembali terpilih sebagai Ketua Umum AMS Periode 2021-2026. (DRY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Kadisdik Jabar Minta Anak Kembar Siam Tetap Diberikan Pendampingan Pendidikan

MATAKOTA, Bandung — Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) akan menjamin pendi…