Screenshot 2021 06 08 08 55 01 6
Home All News Recofusing Anggaran, Angka Kemantapan Jalan di Jabar Turun 80 Persen
All News - Parlemen - 2021-06-10

Recofusing Anggaran, Angka Kemantapan Jalan di Jabar Turun 80 Persen

MATAKOTA, Bandung – Anggota Komisi IV DPRD Jabar Daddy Rohanady menyebutkan, kondisi infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan Provinsi Jawa Barat saat ini di bawah 80 persen. Kata dia, hal itu terjadi karena adanya recofusing anggaran akibat pandemi Covid-19.

Daddy Rohanady mengungkap hal itu saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka memantau angka kemantapan jalan di setiap UPTD Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat.

Menurutnya, kontribusi dari masing-masing UPTD akan menggambarkan secara keseluruhan jumlah angka kemantapan jalan di Jawa Barat.

“Kami ingin tau berapa angka kemantapan jalan di UPTD ini , karena biar bagaimanapun kontribusi dari masing-masing UPTD akan menggambarkan secara keseluruhan angka kemantapan jalan di Jawa Barat” ujarnya.

Dia berujar, angka kemantapan jalan berada dibawah 80 persen. Hal tersebut terjadi karena adanya recofusing anggaran yang terjadi di tahun 2020 hingga 5 kali dan revisi target-target Indikator Kinerja Utama atau IKU di dalam RPJMD.

“Sebetulnya prediksi saya mendekati kenyataan, kalau di 2020 ada recofusing sampai 5 kali kemudian ada revisi target – target IKU di dalam RPJMD otomatis  juga merevisi target-target IKD,” sebut dia.

“Ini dari awal tingkat kemantapan jalan itu 95 turun ke 92 sekarang turun lagi ke 88 dan mereka sendiri tidak yakin sampai ke angka 80, artinya apa , ada pekerjaan rumah yang begitu besar untuk meningkatkan merehabilitasi jalan-jalan yang ada di Jawa Barat,” tambah Daddy.

Dijelaskan, Komisi IV konsen pada target RPJMD untuk mencapai angka yang telah ditetapkan dalam RPJMD yaitu angka 88 % angka kemantapan jalan yang konsekuensinya adalah pada dukungan anggaran untuk rehabilitasi dan pemeliharaan jalan .

Komisi IV konsen pada target RPJMD untuk mencapai angka yang telah ditetapkan dalam RPJMD angka 88% kemantapan jalan itu konsekuensinya adalah pada dukungan anggaran untuk rehabilitasi dan pemeliharaan jalan. kalau itu tidak ada dukungan anggaran jalannya, maka mimpi saja untuk mencapai angka yang telah di tetapkan dalam RPJMD,” terangnya.

“Saya kira itu poinnya, jadi PR untuk kawan-kawan di Komisi IV yang merupakan anggota Badan Anggaran untuk memperjuangkan jangan sampai angka kemantapan jalan kita dibawah 80 persen,” pungkas Daddy. (ADV/DRY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Kadisdik Jabar Minta Anak Kembar Siam Tetap Diberikan Pendampingan Pendidikan

MATAKOTA, Bandung — Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) akan menjamin pendi…