BEC Jalan Purnawarman Kota Bandung
Home All News PPKM Level 4, Pemkot Bandung Kaji Beri Insentif ke Pelaku Usaha
All News - Regional - 2021-08-04

PPKM Level 4, Pemkot Bandung Kaji Beri Insentif ke Pelaku Usaha

MATAKOTA, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berencana membantu para pelaku usaha mendapatkan berbagai relaksasi. Seperti berupa keringanan dalam pembayaran pajak, tagihan listrik pada PLN, dan cicilan kredit perbankan pada OJK.

Alasannya, hal tersebut untuk melonggarkan kondisi para pelaku ekonomi yang terdampak PPKM Darurat. Seperti para pedagang pasar, pemilik restoran, kafe, hotel, tempat hiburan, dan tempat wisata.

Menurut Wali Kota Oded M Danial, dengan perpanjangan PPKM Level 4 di Bandung sampai 9 Agustus 2021, pihaknya harus tetap tunduk kepada Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 27 Tahun 2021.

“Membahas ini seperti insentif pajak sedang kita bahas. Kita harus taat kebijakan pusat dan empati masyarakat, aspirasi kepada kita,” ucap Oded, Rabu (4/8/2021).

Untuk insentif pajak ini, kata Oded, akan dilakukan koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“PLN kita sudah berkirim surat, OJK juga berkirim surat,” tutur Oded.

Seperti diketahui, penerapan PPKM Darurat atau Level 4, dengan berbagai pengetatan aturan, telah menimbulkan berbagai konsekuensi.

Banyak pelaku usaha di kota Bandung yang mengaku kepayahan. Mulai dari tempat wisata, hiburan, restoran, sampai dengan pusat perbelanjaan.

Amanda Yolandini, seorang tenant toko komputer di Bandung Electronic Center (BEC) mengatakan, para pengusaha sangat terpukul dengan terus diperpanjangnya PPKM.

“Selama satu bulan PPKM kita hanya mengandalkan penjualan online. Berat, pasti merugi. Kasihan pegawai kalau begini terus,” ucapnya, Rabu (4/8/2021).

“Anehnya Pasar Baru, ITC, dan lainnya sudah boleh buka sedangkan BEC belum bisa karena spesifikasinya masuk mal. Kebijakan macam begini sangat aneh ditinjau dari sisi apapun,” tambah Amanda. (DRY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Warning! Politikus Serakah dan Ulama Gak Berpendidikan Lebih Berbahaya dari COVID-19

MATAKOTA, Bandung – Dokter asal Maryland, Amerika Serikat (AS), Faheem Younus, seola…