Home Parlemen Pemerintah Segera Mengevaluasi Kembali Kenaikan Harga BBM
Parlemen - 2022-09-22

Pemerintah Segera Mengevaluasi Kembali Kenaikan Harga BBM

MATAKOTA,BANDUNG — Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat, Ihsanudin, mendesak pemerintah segera mengevaluasi kembali kenaikan harga BBM Subsidi karena sejumlah alasan.

Anggota DPRD Jabar dapil Karawang-Purwakarta yang dikenal pro rakyat ini juga menjelaskan, upaya recovery yang dilakukan pemerintah dengan membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat terdampak juga banyak yang tidak tepat sasaran.

“Pengamatan saya di lapangan, seperti di Kabupaten Karawang banyak sekali warga yang harusnya mendapatkan BLT tapi tidak mendapatkannya dengan alasan tidak terdata. Hal ini jelas tidak sesuai dengan yang diungkapkan pemerintah, dan faktanya penyaluran bantuan yang tidak tepat sasaran terus berulang-ulang,” ujar Ihsanudin.

Di satu sisi ia juga mensinyalir, penyaluran BLT yang tidak tepat sasaran itu antara lain disebabkan oleh biasnya pendataan di tingkat bawah, yakni di tingkat desa.

Sementara pemerintah, kata Ihsanudin, belum punya formula dan langkah konkret untuk benar-benar mensinkronkan data kemiskinan dengan data penerima BLT yang seharusnya.

“Masih banyak yang seharusnya menerima BLT tapi tidak dapat. Di sisi lain banyak juga warga yang mestinya tidak berhak menerima tapi mendapatkannya karena biasnya pendataan tadi,” ungkapnya.

Respek Gerakan Mahasiswa

Masih soal dampak kenaikan harga BBM Subsidi, semua elemen mahasiswa yang berdemo dan menolak kenaikan harga BBM Subsidi harus dipahami sebagai bagian dari aspirasi rakyat secara umum.

“Mahasiswa memahami betul dan merasakan betapa sulit dan beratnya dampak kenaikan BBM bagi kehidupan rakyat secara umum. Kebutuhan hidup menjadi naik sementara penghasilan tidak naik. Kalau pejabat yang membully gerakan mahasiswa enak, meskipun harga-harga naik tapi mereka, ‘kan punya tunjangan penghasilan,” papar mantan aktivis PMII ini.

Ditambakan Ihsanudin, apa yang disuarakan mahasiswa adalah aspirasi rakyat banyak yang harus didengar oleh pemerintah.

“Karena madlaratnya lebih besar bagi rakyat, saya kira pemerintah harus mengevaluasi kembali dan membatalkan kenaikkan harga BBM Subsidi itu,” pungkasnya. (Muis)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Check Also

Catatatan Hendry Ch Bangun Tentang Tragedi Kanjuruhan dan Awal Kompetisi Sepakbola Indonesia

MATAKOTA | Jakarta — Saya banyak berkeliling daerah akhir-akhir ini melakukan verifi…