Greysia Apriyani Sabet Emas Olimpiade, Djarum Foundation Ganjar Bonus Eng Hian dan Chafidz Yusuf
Home All News Emas Olimpiade, Djarum Foundation Guyur Bonus Ratusan Juta Untuk Eng Hian
All News - Olahraga - 2021-08-19

Emas Olimpiade, Djarum Foundation Guyur Bonus Ratusan Juta Untuk Eng Hian

MATAKOTA, Jakarta – Pelatih Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang sukses meraih emas Olimpiade Tokyo, Eng Hian dan Chafidz Yusuf, menerima apresiasi dan penghargaan dari Djarum Foundation.

Eng Hian saat ini menjadi Kepala Pelatih Ganda Putri Pelatnas Utama PBSI, sedangkan Chafidz Yusuf merupakan Asisten Pelatih Ganda Putri Pelatnas Utama PBSI. Keduanya merupakan alumni PB Djarum.

Penghargaan yang diberikan berupa voucher Blibli senilai Rp 150 juta bagi Eng Hian dan Rp 100 juta untuk Chafidz Yusuf.

Selain itu, keduanya juga menerima bonus masing-masing TV LED Polytron senilai 20 juta. Dengan demikian, total penghargaan yang diberikan kepada kedua pelatih dan alumni PB Djarum tersebut mencapai Rp 290 Juta.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation Yoppy Rosimin mengatakan, kiprah PB Djarum tidak terbatas pada atlet-atletnya saja. Namun juga para alumninya yang kemudian berkarir sebagai pelatih. Tak hanya di dalam negeri, kiprah kepelatihan para alumni PB Djarum ini juga tersebar ke mancanegara.

Beberapa nama yang mencuat seperti Muammar Khadafi pelatih Kevin Cordon dari Guatemala yang tampil fenomenal hingga menjejak semifinal Olimpiade Tokyo 2020.

Kemudian ada Victo Wibowo jebolan PB Djarum yang melatih di Taiwan dan menemukan pasangan Lee Yang/Wang Chi Lin sang peraih medali emas olimpiade.

Selain itu, Hendrawan mantan pemain PB Djarum, kini melatih sektor tunggal putra Malaysia.

Yoppy berujar, PB Djarum merasa bangga dan bersyukur mantan pemainnya banyak yang meraih sukses sebagai pelatih.

“Terlebih banyak di antara mereka yang melatih di luar negeri, sehingga turut berkontribusi bagi kemajuan bulutangkis secara global dan membanggakan nama bangsa,” ucapnya, dilansir pbdjarum.org.

Menurut Yoppy, keberhasilan sektor ganda putri Indonesia meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, tidak terlepas dari peran Eng Hian dan Chafidz Yusuf sebagai pelatih.

“Pemberian penghargaan bagi keduanya ini adalah wujud syukur dan komitmen PB Djarum terhadap para pemain maupun alumninya yang menjadi pelatih dan mengantarkan bulutangkis Indonesia meraih kejayaan tingkat dunia,” ujar Yoppy Rosimin, dalam acara seremoni pemberian penghargaan yang dihelat secara daring (19/8/2021).

Diketahui, perjalanan karier Eng Hian di dunia bulutangkis dimulai pada tahun 1988 saat bergabung dengan PB Djarum.

Sejumlah prestasi membanggakan ia torehkan semasa berkarir sebagai pemain di sektor ganda putra. Salah satu yang paling tinggi adalah meraih medali perunggu Olimpiade Athena 2004 bersama Flandy Limpele.

Usai gantung raket, Eng Hian kemudian memulai karir pelatihnya di PB Djarum pada tahun 2006. Sempat menjadi Kepala Pelatih Singapore Badminton Association pada 2007, kemudian pada 2014 Eng Hian resmi ditunjuk sebagai Kepala Pelatih Ganda Putri Pelatnas Utama PBSI hingga saat ini.

“Meraih gelar di ajang sebesar olimpiade memang bukan hal mudah. Ini adalah tugas sekaligus tantangan bagi para pelatih agar semakin gigih dan ulet dalam memoles para atlet Indonesia,” ujar Eng Hian.

“Apresiasi dari Djarum Foundation ini adalah lecutan bagi kami agar semakin baik mempersiapkan bibit unggul di dunia bulutangkis,”

“Saya juga banyak belajar dari para pelatih semasa menjadi atlet di PB Djarum, mereka selalu menanamkan mentalitas dan daya juang yang tinggi dalam setiap penampilan,” imbuh Eng Hian. (DRY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

KPK Eksekusi Tomtom dan Kadar Slamet ke LP Sukamiskin

MATAKOTA, Jakarta – Perkara telah berkekuatan hukum tetap, Komisi Pemberantasan Koru…