Syamsul Bachri SH
Home All News DPRD Jabar Dorong Percepatan Vaksinasi di Indramayu
All News - Parlemen - 2021-12-05

DPRD Jabar Dorong Percepatan Vaksinasi di Indramayu

MATAKOTA, Indramayu – Anggota DPRD Jawa Barat Syamsul Bachri membeberkan kurangnya kesadaran masyarakat di Kabupaten Indramayu untuk melaksanakan vaksinasi COVID-19.

“Padahal vaksinasi itu sangat mendukung kekuatan imun masyarakat dan penting untuk terciptanya herd immunity,” ujarnya, belum lama ini.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar menargetkan sampai akhir Desember 2021, minimal 80 persen warga Jabar sudah divaksin.

Namun untuk di Kabupaten Indramayu, kata Syamsul, masih jauh dari yang ditargetkan.

Untuk itu, DPRD Jabar mendorong Pemprov Jabar dan Kabupaten Indramayu untuk terus meningkatkan kegiatan percepatan vaksinasi.

“Masih jauhnya target vaksinasi di Kabupaten Indramayu selain karena masih kurangnya tingkat kesadaran masyarakat juga akibat keterbatasan stok vaksin,” ucap Syamsul.

Dia mengatakan, sebagai wakil rakyat dari Dapil 12, pihaknya terus memberikan edukasi dan mengajak masyarakat Kabupaten Indramayu segera melaksanakan vaksinasi.

‘Memang vaksin bukanlah obat, tetapi dengan divaksin itu dapat mendorong pembentukan kekebalan tubuh agar terhindar dari tertular atau pun kemungkinan sakit berat,” ujarnya.

Dijelaskan Syamsul, hingga akhir November 2021, berdasarkan data dari Pikobar Jabar, angka vaksinasi di Kabupaten Indramayu belum mencapai 50 persen. Sedangkan untuk Lansia masih berada di bawah 20 persen.

“Untuk mengejar target 80 persen, tentu harus berkolaborasi dalam melakukan percepatan vaksinasi, itu pun belum tentu dipastikan tercapai,” tegas Syamsul.

Sementara itu, juru bicara vaksinasi Kabupaten Indramayu Wawan Ridwan mengatakan, target vaksinasi akan sulit terpenuhi mengingat keterbatasan stok vaksin.

Menurut dia, saat ini distribusi vaksin COVID-19 ke Indramayu dalam sepekan hanya berjumlah 20 ribu dosis.

“Kita mendapatkan 20 ribu dosis per pekannya, jadi belum bisa memenuhi target. Kita butuhnya setiap hari itu minimal 12 ribu vaksin,” ujarnya.

Wawan menambahkan, sampai akhir November 2021, angka vaksinasi di Kabupaten Indramayu belum mencapai 50 persen dari target 1,4 juta jiwa.

“Sedangkan cakupan vaksinasi lansia belum sesuai target karena hingga akhir November 2021 baru mencapai 20 persen,” ucap Wawan. (ADV)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Berani Melanggar Ketertiban di Bandung? Siap-siap VIRAL!

MATAKOTA, Bandung – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan rasa aman dan tertib…