Screenshot 2021 11 16 16 40 16 82 99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817
Home All News DPR Bentuk Panja Kecurangan CPNS, Netizen Lambungkan BKN Biang Maling
All News - Nasional - 2 weeks ago

DPR Bentuk Panja Kecurangan CPNS, Netizen Lambungkan BKN Biang Maling

MATAKOTA, Jakarta – Komisi II DPR RI akan segera membentuk panitia kerja (panja) seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Hal itu untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap kecurangan yang terjadi.

“Komisi II segera membentuk panja, panitia kerja seleksi CPNS yang bekerja langsung turun ke bawah,” kata Wakil Ketua Komisi II DPR RI Junimart Girsang, sebagaimana dilansir Antara, Senin (15/11/2021).

Pembentukan panitia kerja tersebut merupakan salah satu keputusan dari hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, dan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian yang digelar secara tertutup di Gedung DPR RI.

“Dalam kesimpulan, sudah disetujui semua. Saudara Menteri PANRB tanda tangan, Kepala BKN, Kepala BSSN tanda tangan, dan saya juga sudah tanda tangan,” kata Junimart.

Selanjutnya, Komisi II akan bersurat meminta izin kepada Ketua DPR RI Puan Maharani. Apabila surat rekomendasi telah diturunkan, panitia kerja pun segera melaksanakan tugasnya.

Seperti yang diketahui, ditemukan dugaan kecurangan dalam tes seleksi kompetensi dasar CPNS. BKN mengungkapkan terdapat indikasi kecurangan dalam seleksi itu di beberapa titik lokasi yang mencapai 225 kasus.

BACA JUGA: BKN Raja Rampok Trending di Twitter, Ini Oknum yang Diduga Curang

Di dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi II yang digelar secara tertutup itu, kata Junimart, Menpan RB, Kepala BKN, dan Kepala BSSN juga telah menjelaskan situasi kecurangan yang terjadi.

“Jadi, ada 9 tilok, titik lokasi yang betul-betul terjadi kecurangan di sana dan sudah terbukti. Sekarang, mereka sedang melakukan penyelidikan dengan aparat penegak hukum dalam rangka menegakkan keadilan,” katanya.

Untuk itu, Junimart Girsang menegaskan bahwa pembentukan panitia kerja merupakan bentuk kesungguhan Komisi II untuk melihat langsung permasalahan dugaan kecurangan yang terjadi.

“Kami juga ingin melihat bagaimana di bawah itu. Artinya, tidak hanya mendengar dari penyelenggara, tetapi juga mendengar dari yang ikut seleksi CPNS,” katanya.

Diketahui, warganet di media sosial Twitter, ramai menanggapi kecurangan proses seleksi CPNS. Pemilik akun @txtdaridgmbk adalah yang pertama mengungkap secara gamblang kecurangan yang dilakukan secara sistematis oleh oknum di Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Dalam thread nya yang terbaru, pemilik akun tersebut menggaungkan tagar BKN Biang Maling sebagai bentuk protes terhadap kecurangan yang terjadi.

“Poin pertama: Komisi 2 @DPR_RI tahu ada modus kecurangan dalam SKD CPNS dibeberapa daerah. Komisi 2 mendorong pemerintah melakukan audit teknologi dan investigasi mendalam terhadap keseluruh pelaksanaan seleksi CPNS & P3K. #BKNcurang,” cuitnya, Selasa 16 November 2021.

“Poin dua: Komisi 2 @DPR_RI meminta @kempanrb untuk menjamin validitas data hasil SKD CPNS 2021 yg telah diumumkan adalah data yg tepat, akurat dan dapat dipertanggung jawabkan kepada seluruh peserta.#BKNcurang,” tulisnya. (DRY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

DPRD Kota Bandung Minta BPBD Diatur Perda

MATAKOTA, Bandung — Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pencegahan Bah…