image 750x 6141890477399 1
Home All News Diprotes Nelayan, Pemprov Jabar Hentikan Reklamasi Pantai Muara Tawar Bekasi
All News - Nasional - 2021-09-16

Diprotes Nelayan, Pemprov Jabar Hentikan Reklamasi Pantai Muara Tawar Bekasi

MATAKOTA, Bekasi – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemprov Jabar didampingi Pj Bupati Dani Ramdan, akhirnya menghentikan sementara secara paksa kegiatan reklamasi di Desa Pantai Makmur Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, pada Rabu 15 September 2021.

Sebelumnya, ratusan nelayan sempat menggeruduk lokasi reklamasi yang dinilai mereka bakal mengancam mata pencaharian sehari-hari.

Pj Bupati Bekasi mengatakan, kegiatan reklamasi untuk pendukung pelabuhan tersebut dihentikan sementara sampai dengan seluruh perijinan teknisnya terpenuhi.

“Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat telah memberikan ijin awal dari sisi lingkungan. Tapi karena kegiatannya terkait dengan fungsi transportasi pelabuhan, jadi harusnya masih ditempuh ijin dari Menteri Perhubungan,” ujar Dani.

Dia berujar, perijinan reklamasi tersebut saat ini masih dalam proses, namun kegiatan sudah berjalan. Sehingga perlu dilakukan penghentian kegiatan sementara.

“Jadi namanya penghentian paksa pemerintah, sampai dengan seluruh perijinan teknisnya terpenuhi,” tegas Dani.

“Jika terdapat pihak yang masih melakukan kegiatan reklamasi setelah penghentian ini, maka hal tersebut sudah masuk dalam ranah pelanggaran pidana.” tambahnya.

Terkait aksi penolakan oleh para nelayan yang merasa dirugikan dengan adanya reklamasi, Pj Bupati Bekasi mengatakan hal tersebut juga harus dicarikan solusinya.

“Keresahan nelayan juga harus diselesaikan, bagaimana komunikasi dengan nelayan, harus dicarikan solusinya agar nelayan tidak dirugikan dengan adanya kegiatan ini,” ucapnya.

Sebelumnya, ratusan nelayan yang berada di Desa Pantai Makmur menolak keras reklamasi Pantai Muara Tawar yang dilakukan oleh PT Marunda Center.

Reklamasi tersebut sudah berjalan hampir tiga bulan, namun sampai sekarang para nelayan belum menerima kejelasan perihal ijin dan sebagainya.

Dengan menggunakan perahu, para nelayan mendatangi lokasi reklamasi di bibir Pantai Muara Tawar yang berada di Desa Pantai Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Senin (13/9/2021). Sambil membentangkan spanduk, para nelayan berteriak meminta pengerjaan reklamasi dihentikan.

“Hari ini para nelayan menolak reklamasi. Kami minta dihentikan, karena tidak ada kejelasan masalah izin,” ujar perwakilan nelayan Pantai Makmur, Samsur.

Pengerjaan reklamasi tersebut diperkirakan sudah berjalan puluhan hektar. Informasinya, target reklamasi Pantai Muara Tawar ini seluas 50 hektar.
“Reklamasi ini 50 hektar, dan sudah berjalan hampir tiga bulan. Dengan adanya reklamasi ini, lahan semakin sempit dan limbah semakin banyak,” ucap Samsur. (DRY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Bekuk Wakil Thailand, Greysia/Apriyani Lolos ke Final Indonesia Open 2021

MATAKOTA, Bali – Ganda putri andalan Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu, berhas…