Dani Ramdan
Home All News Bentuk Satgas, Pemkab Bekasi Akan Usut Pencemar Kali Cilemahabang
All News - Regional - 3 weeks ago

Bentuk Satgas, Pemkab Bekasi Akan Usut Pencemar Kali Cilemahabang

MATAKOTA, Bekasi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, berjanji akan mengusut pencemar Kali Cilemahabang yang menyebabkan air di sungai itu menjadi hitam pekat dan berbau.

“Setelah ini kami akan cek ke pabrik-pabrik untuk melihat pengelolaan limbah yang diduga membuat sungai ini hitam,” kata Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan, saat meninjau aliran sungai tersebut di Desa Sukakarya, Kecamatan Karangbahagia, Senin 6 September 2021.

Dani mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti temuan lapangan tersebut dengan memanggil sejumlah perusahaan yang diduga telah mencemari aliran Kali Cilemahabang.

“Memang ini sudah masuk informasi ke kami, makanya kami terjun ke lapangan,” ujarnya, di sela-sela penyisiran sungai.

Menurut Dani, kondisi kali Cilemahabang sudah tercemar limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) hingga menyebabkan airnya menjadi hitam. Air kali yang hitam dan berbau, juga membuat ikan-ikan mati.

“Sungai ini sudah hitam. Sudah tidak bisa menjadi sumber kehidupan bagi manusia, hewan, dan ini tugas berat kita untuk bagaimana mengembalikan sungai yang sudah tercemar bisa kembali dinikmati masyarakat,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, akan segera membentuk satuan tugas (Satgas) untuk menangani limbah yang mencemari sungai dan mengatasi tumpukan sampah.

“Akan disiapkan satgasnya tinggal nanti dibentuk dan ditetapkan. Sedangkan untuk hari ini kita mengecek kondisinya langsung di lapangan,” katanya.

Dani menegaskan, tidak akan segan menindak tegas oknum-oknum perusahaan yang dengan sengaja membuang limbah ke kali Cilemahabang.

“Pak Kapolres dan jajaran Intelnya sudah mengamati dan akan memanggil perusahaan yang membuang limbah ke sungai,” ucapnya.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi BN Holik Qodratullah mengatakan, kualitas sungai di Cikarang sudah sedemikian parah, bukan hanya hewan yang bisa mati tapi juga manusia.

Holik menyebut pencemaran dari sungai itu sudah masuk ke sumur warga.

“Hal ini sudah saya ingatkan kepada Dinas Lingkungan Hidup untuk mencari penyebabnya dan segera dilakukan penindakan,” tegas Holik. (DRY)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

KPK Eksekusi Tomtom dan Kadar Slamet ke LP Sukamiskin

MATAKOTA, Jakarta – Perkara telah berkekuatan hukum tetap, Komisi Pemberantasan Koru…